Logo Header Antaranews Kalteng

Tips agar kamar tidur selalu wangi

Selasa, 17 Maret 2026 13:14 WIB
Image Print
Ilustrasi kesehatan kamar tidur. (achica.com) (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Menciptakan aroma wangi pada kamar tidur dapat mendatangkan suasana yang menyenangkan, dan strategi agar mencegah bau tidak sedap dalam ruangan untuk beristirahat butuh strategi yang cermat.

Ditulis laman Hindustan Times, Senin (16/3) wewangian menambah kenyamanan, membuat ruangan cukup rileks untuk bersantai dan untuk kamar tidur, sangat penting agar saat beristirahat dapat merasakan ketenangan saat memasuki ruangan.

Sebagai permulaan Direktur Rosemoore Ridhima Kansal mengatakan kamar tidur yang harum tidak memerlukan lilin atau semprotan pengharum ruangan namun semuanya dimulai dengan ventilasi udara yang baik.

“Buka jendela selama sekitar 20-30 menit setiap hari, dan udara lama serta kelembapan akan terbuang. Sinar matahari sangat penting untuk menghilangkan bau lembap,” saran Ridhima.

Ketika sinar matahari masuk ke dalam ruangan, debu dan kelembapan dapat membuat ruangan berbau tidak sedap. Penting untuk memastikan aliran udara yang baik di setiap ruangan.

Selain itu, Ridhima juga menyarankan untuk menjemur tirai dan meletakkan seprai di bawah sinar matahari untuk mengurangi kelembapan dan bakteri.

Seprai dan sarung bantal dapat menimbulkan bau tidak sedap karena mengumpulkan kotoran, minyak rambut, keringat, dan partikel kulit.

Ridhima menyarankan untuk mencuci sarung bantal dan seprai secara teratur dan menggunakan minyak esensial untuk memberikan aroma ringan, baik dengan menambahkan beberapa tetes pada bilasan terakhir atau menggunakan semprotan yang khusus dibuat untuk linen.

“Ciptakan suasana santai dengan lavender dan sentuhan romantis dengan minyak yang diresapi mawar,” sebutnya beberapa minyak esensial.

Untuk menciptakan ruangan yang wangi, alih-alih memilih pengharum ruangan semprot yang murah, Ridhima mengingatkan untuk menggunakan minyak esensial atau diffuser batang.

Beberapa wewangian yang disarankan sesuai suasana yang ingin diciptakan antara lain mawar, untuk suasana romantis dan tenang. Mawar memiliki aroma lembut dan menenangkan, dan rasa manisnya berasal dari gula, bukan pemanis buatan.

Selain itu Oud (Oudh) yakni gaya wewangian yang tak lekang oleh waktu memiliki aroma hangat, kayu, dan sangat mewah. Ketiga adalah lavender yakni aroma herbal, segar, dan menenangkan menjadikannya wewangian yang sempurna untuk meningkatkan kualitas tidur.

Keempat ada vanila jika ingin menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan dengan aroma yang memikat, hangat dan lembut. Ridhima juga merekomendasikan kayu cendana yang beraroma tanah dan menenangkan memberikan keseimbangan, kayu cendana menciptakan ruang yang tenang dan meditatif.

Ridhima juga merekomendasikan cara lain menghalau bau tidak sedap yang terkadang tersembunyi di tempat yang tidak terlalu diperhatikan seperti di bawah tempat tidur, di tirai yang berdebu, atau di keranjang cucian.

“Anda bisa menambahkan 20x30 cm kain penyerap bau yang sudah dinetralkan dan soda kue yang sudah dikeringkan dengan penyedot debu ke kasur dan karpet Anda,” katanya.

Saran lain adalah menambahkan kantung kecil berisi kelopak mawar kering atau kayu cedar, semangkuk potpourri, atau meletakkan kapas dengan setetes minyak esensial pilihan untuk menyegarkan udara dan meningkatkan aroma ruangan secara alami.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026