
Gofood dan kemnaker perkuat umkm bandung

Jakarta (ANTARA) - GoFood, layanan pesan-antar makanan dari Gojek yang merupakan unit bisnis PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, menghadirkan inisiatif Maju Bersama GoFood di Bandung, Jawa Barat.
Program itu untuk mendorong percepatan digitalisasi ratusan UMKM kuliner melalui kemudahan pendaftaran daring dan pelatihan bisnis, bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Daerah Jawa Barat.
“Sesuai dengan misi kami untuk mempermudah kehidupan masyarakat, inovasi ‘Daftar GoFood Hanya Perlu 5 Menit’ kami hadirkan sebagai solusi praktis bagi pelaku UMKM kuliner di daerah, khususnya di Bandung dan Jawa Barat, agar proses digitalisasi usaha mereka menjadi lebih cepat dan mudah,” kata VP of Sales Gojek Dani Oktobianto dalam keterangannya pada Senin.
Dijelaskannya, cukup mengunduh aplikasi GoFood Merchant, mengisi data KTP dan nomor rekening, pelaku usaha sudah bisa langsung mulai berjualan secara online.
Program ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan serupa di Jakarta dan Makassar pada akhir 2025. Di Bandung, ratusan pelaku UMKM kuliner diajak bergabung menjadi merchant GoFood dengan proses yang diklaim hanya memerlukan waktu lima menit melalui aplikasi GoFood Merchant.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir 2024, dari total 4,85 juta usaha penyediaan makanan dan minuman di Indonesia, baru 33,13 persen yang memanfaatkan internet untuk promosi, penjualan daring, dan transaksi pembayaran.
Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang peningkatan adopsi teknologi di sektor kuliner.
Selain kemudahan pendaftaran, GoFood menghadirkan fitur pemindaian menu yang memungkinkan mitra usaha cukup memotret daftar menu untuk diunggah otomatis ke halaman usaha.
Mitra juga memperoleh akses ke pengaturan promo dan fitur analitik sederhana guna membantu meningkatkan visibilitas serta performa penjualan.
GoFood turut menghadirkan Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) dan program Pojok Belajar GoFood yang telah tersedia di puluhan kota, termasuk di Jawa Barat, sebagai wadah pelatihan pengelolaan bisnis dan pemasaran digital.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Darmawansyah mengapresiasi inisiatif tersebut karena dinilai mempercepat peningkatan kompetensi pelaku usaha.
“Kami mengapresiasi inisiatif Maju Bersama GoFood yang sejalan dengan peran strategis sektor vokasi dalam meningkatkan kompetensi dan produktivitas UMKM. Program ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang efektif, di mana sektor swasta berperan sebagai enabler melalui akses pelatihan dan teknologi yang mudah dijangkau," kata dia.
"Dengan pendaftaran yang cepat dan materi yang relevan, inisiatif ini mempercepat upskilling pelaku usaha kuliner, memperluas partisipasi UMKM di ekonomi digital, serta mendorong terciptanya peluang kerja berkelanjutan," imbuh Darmawansyah.
Sementara Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Daerah Jawa Barat Tatang Suryana menilai digitalisasi membuka akses pasar lebih luas dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
“Kami menyambut baik inisiatif Maju Bersama GoFood karena sejalan dengan upaya kami mendorong UMKM naik kelas melalui pemanfaatan teknologi. Digitalisasi membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kuliner di Jawa Barat, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah”.
Diikuti oleh ratusan pelaku UMKM kuliner, acara Maju Bersama GoFood di Bandung juga menghadirkan sesi inspiratif bersama Mitra Usaha GoFood serta berbagai Zona Belajar, seperti Zona Pendaftaran GoFood, Zona Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), dan Zona Edukasi GoFood.
Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan memperkuat jejaring antar-UMKM kuliner di Jawa Barat.
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
