Logo Header Antaranews Kalteng

Tips atur pola makan dan cairan jelang keberangkatan haji

Kamis, 2 April 2026 11:54 WIB
Image Print
Jamaah haji Embarkasi Banjarmasin saat tiba di Asrama Haji Banjarbaru dari Tanah Suci mendapatkan jamuan makan Soto Banjar, pada musim haji 2024, hal yang sama disiapkan pada tahun 2025 ini. (ANTARA/HO-Kemenag Kalsel)

Jakarta (ANTARA) - Ahli Gizi dari Universitas Faletehan Serang Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menyarankan calon jamaah haji untuk menjaga pola makan dan asupan cairan secara teratur sejak satu bulan sebelum keberangkatan guna meningkatkan stamina selama beribadah.Faletehan Serang Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menyarankan calon jamaah haji untuk menjaga pola makan dan asupan cairan secara teratur sejak satu bulan sebelum keberangkatan guna meningkatkan stamina selama ibadah.

Dosen Kesehatan Masyarakat Universitas Faletehan Serang menjelaskan pola makan yang dianjurkan mengacu pada prinsip gizi seimbang dengan memenuhi asupan protein rendah lemak, buah, dan cairan.Faletehan Serang itu menjelaskan pola makan yang dianjurkan mengacu pada prinsip gizi seimbang dengan memenuhi asupan protein rendah lemak, buah, dan cairan.

“Protein rendah lemak penting untuk membentuk dan memperkuat otot, karena otot akan banyak digunakan selama aktivitas ibadah,” kata Rita saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.Rita saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Sumber protein yang dapat dikonsumsi antara lain telur rebus, ikan yang diolah tanpa digoreng, serta tahu dan tempe yang dimasak dengan sedikit minyak.

Selain itu, konsumsi buah perlu ditingkatkan hingga lima porsi per hari untuk membantu menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh. Buah dapat dikonsumsi pada waktu makan utama maupun selingan.

Di sisi lain, jamaah disarankan mulai mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, lemak, dan santan, serta makanan olahan yang dapat mempengaruhi kondisi metabolisme tubuh.memengaruhi kondisi metabolisme tubuh.

Rita juga pentingnya menjaga kecukupan cairan sebagai bagian dari upaya mempertahankan stamina dan mencegah dehidrasi.Rita juga menekankan pentingnya menjaga kecukupan cairan sebagai bagian dari upaya mempertahankan stamina dan mencegah dehidrasi.

Ia menyarankan konsumsi cairan minimal dua liter per hari yang dibagi dalam beberapa waktu, seperti pagi, siang, sore, dan malam.

“Cairan tidak hanya dari air putih, tapi juga bisa dari susu, kuah sayur, buah dengan kandungan air tinggi, hingga air kelapa,” ujarnya.

Menurutnya, konsumsi cairan sebaiknya dilakukan secara bertahap, bukan dalam jumlah banyak sekaligus, agar tubuh dapat menyerap dengan baik.

Ia juga menyarankan jamaah membiasakan minum secara rutin setiap beberapa jam, serta memilih alternatif seperti infused water bagi yang tidak terbiasa minum air putih dalam jumlah banyak.infused water bagi yang tidak terbiasa minum air putih dalam jumlah banyak.

Dengan membiasakan pola makan sehat dan kecukupan cairan sejak sebelum keberangkatan, jemaah diharapkan lebih siap menjalani rangkaian ibadah haji dengan kondisi tubuh yang optimal.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026