Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Bartim minta warga tak panik terkait harga bahan pokok

Rabu, 8 April 2026 18:08 WIB
Image Print
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Amrullah. ANTARA/HO-MMC Bartim.

Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, memastikan harga sejumlah pangan di wilayah setempat masih relatif stabil berdasarkan Laporan Harga Harian per 8 April 2026, di Pasar Toemenggoeng Djaya Karti.

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya, kata Bupati Barito Timur M Yamin melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Amrullah di Tamiang Layang, Rabu.

"Kalaupun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, itu masih dalam batas yang wajar dan tidak signifikan," ucapnya.

Adapun sejumlah kebutuhan pokok berdasarkan pantauan, yakni beras premium masih berada dikisaran Rp17.000 per kilogram, telur ayam ras Rp33.000 per kilogram, serta daging sapi bertahan diharga Rp160.000 per kilogram.

Sementara itu, komoditas hortikultura seperti cabai rawit merah tercatat di kisaran Rp150.000 per kilogram dan bawang merah Rp48.000 per kilogram.

"Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasar," kata Amrullah.

Baca juga: Pemkab Bartim matangkan persiapan Haji 2026 hingga detail teknis

Dirinya pun juga mengimbau masyarakat Bartim, agar tidak khawatir atau panik terhadap kemungkinan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas tertentu. Sebab, fluktuasi harga merupakan hal yang biasa terjadi, terutama dipengaruhi faktor distribusi dan ketersediaan pasokan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pengawasan dan siap mengambil langkah apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan," tegasnya.

Pemkab Barito Timur, lanjutnya, juga akan terus berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha guna menjaga kelancaran distribusi barang serta memastikan stok kebutuhan pokok tetap aman di pasaran.

"Dengan kondisi tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam berbelanja serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memicu ketidakstabilan harga di pasar," demikian Amrullah.

(*Kontributor lepas

Baca juga: Optimalkan KIA di pelosok, Disdukcapil Bartim kunjungi sejumlah SD

Baca juga: CPNS Diskominfo Bartim juara I Latsar tingkat Kalteng

Baca juga: Orado Bartim jaring pecinta domino melalui kejuaraan berhadiah jutaan rupiah



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026