
DPR minta pembinaan suporter sepak bola diutamakan guna cegah kericuhan

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati meminta agar pendekatan melalui pembinaan diutamakan baik oleh pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga maupun Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mencegah kericuhan suporter sepak bola Indonesia.
"Ke depan, pendekatan yang dibangun tidak boleh hanya berorientasi pada hukuman, tetapi juga pembinaan dan transformasi budaya sepak bola nasional," kata Esti Wijayati dikutip dari laman media sosial resmi DPR RI di Jakarta, Rabu.
Ia menyoroti sejumlah insiden kericuhan suporter yang kembali mewarnai kompetisi Liga Indonesia seperti kerusuhan suporter dan perusakan fasilitas usai laga Persipura lawan Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, penyalaan flare yang mengganggu keamanan laga di Sleman, Yogyakarta.
Komisi X menaruh perhatian serius terhadap insiden itu karena berpotensi mencoreng citra sepak bola nasional di tengah proses pembenahan tata kelola kompetisi pascaevaluasi FIFA.
Pembenahan sistem keamanan pertandingan dinilai harus terus diperkuat agar sepak bola Indonesia berjalan profesional dan kondusif.
Esti mengatakan bahwa energi besar dari suporter dan generasi muda harus diarahkan menjadi kekuatan positif untuk membangun sepak bola nasional yang berprestasi.
Oleh sebab itu, pihaknya mendorong langkah konkret dengan meminta pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga mengevaluasi tata kelola kompetisi nasional.
Selain itu, menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang lalai, serta meninjau ulang efektivitas pengawasan federasi, serta memastikan sistem keamanan pertandingan berjalan optimal.
Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian Irfani mendorong adanya langkah evaluasi total jika diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang lagi ke depan.
"Kalau memang pengurus harus dievaluasi total, ya evaluasi pengurusnya supaya selesai. Kemenpora harus mengevaluasi pengurus PSSI Ya, kalau ternyata kepengurusan hari ini dianggap tidak mampu menuntaskan persoalan sepak bola Indonesia," katanya.
Ia juga meminta PSSI mengambil tindakan tegas baik berupa skorsing maupun hukuman lain kepada klub yang melakukan kerusuhan.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
