Musisi ini mengutuk keras kejadian pengeroyokan suporter Persija

id suporter persija,pengeroyokan,sepak bola,Musisi ini mengutuk keras kejadian pengeroyokan suporter Persija,kunto aji

Ucapan duka atas meninggalnya suporter Persija Jakarta Harringa Sirila (Instagram/@kuntoajiw)

Jakarta (Antaranews Kalteng) - Dunia sepakbola Indonesia kembali ternoda karena tragedi pengeroyokan yang berujung tewasnya salah satu suporter Persija Jakarta bernama Harringa Sirila.

Kejadian tersebut terjadi ketika laga klasik antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dimainkan di stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9) lalu.

Berbagai ucapan duka dan belasungkawa pun ditujukan kepada korban. Salah satunya datang dari deretan publik figur Indonesia yang turut mengucapkan belasungkawa atas kepergian Harringa Sirila.

Melalui akun Instagram, penyanyi Kunto Aji mengutuk keras kejadian pengeroyokan tersebut yang menodai nilai sportivitas sepakbola dan berharap kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang.

"Sedih sekali, gimana rasa orang tua yang membesarkan dia. Al fatihah untuk Haringga. Kita semua sudah muak, semoga ada langkah jelas untuk budaya kekerasan ini bisa dihentikan," tulis Kunto Aji di akun Instagram @kuntoajiw.

Band indie Sore juga tak ketinggalan memberikan ucapannya atas tragedi yang menimpa Haringga Sirila, serta menyayangkan fanatisme berlebihan dari suporter sepakbola Indonesia.

"Akhir pekan kemarin menjadi hari yang kelabu bagi kami. Lagi dan lagi, nyawa melayang untuk memuaskan hasrat fanatisme yang berlebihan. Kami berbelasungkawa untuk Haringga Sirla. Jangan sampai ada korban selanjutnya. Jangan," ujar Sore di akun Instagram @sorezeband.

Terakhir ada vokalis band D'MASIV, Rian Ekky Pradipta, yang ikut memberikan tanggapan mengenai tragedi tersebut. 

"Innalilahi wa innailaihi rojiun. Turut berduka cita atas wafatnya Haringga Sirila. Semoga amal ibadah almarhum diterima disisi-Nya. AL Fatihah. Tidak ada kemenangan yang sebanding dengan nyawa," tulisnya di akun Instagram @rianekkypradipta.

Pewarta :
Editor: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar