
Daftar calon rektor UPR, Tari Budayanti Usop usung kampus berbasis nilai Pancasila

Palangka Raya (ANTARA) - Dosen Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Tari Budayanti Usop ST MT resmi mendaftar pada Pemilihan Rektor UPR periode 2026-2030, dengan mengusung kampus berbasis nilai Pancasila.
Saya ingin berkontribusi membangun Universitas Palangka Raya, agar semakin berkembang dan mampu menjadi perguruan tinggi yang terdepan," kata Tari usai menyerahkan berkas pendaftaran di Sekretariat Rektorat UPR, Selasa.
Dengan pendaftaran tersebut, Tari menjadi kandidat keenam yang ikut dalam proses penjaringan calon Rektor UPR periode mendatang. Ia datang menyerahkan dokumen pendaftaran sebagai bentuk keseriusannya mengikuti kontestasi pemilihan pimpinan perguruan tinggi terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.
"UPR diharapkan mampu menjadi pusat pengetahuan teknologi yang berkelanjutan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat," kata Tari.
Dalam pencalonannya, Tari mengusung visi mewujudkan Universitas Palangka Raya yang integralistik dan terpadu dengan nilai-nilai Pancasila.
Menurutnya, penguatan integritas, semangat pengabdian, dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam membangun dunia pendidikan tinggi yang berkualitas.
"Mewujudkan Universitas Palangka Raya yang integralistik dan terpadu dengan nilai-nilai Pancasila sehingga berdampak, siap mengabdi, berkarya, dan berintegritas," ujarnya.
Sementara itu, dosen senior FISIP UPR Sidik Rahman Usop menilai kehadiran calon rektor perempuan menjadi warna baru dalam dinamika pemilihan rektor tahun ini.
Ia menyebut keterlibatan perempuan dalam kontestasi pemilihan rektor mencerminkan semangat kesetaraan dan kebersamaan yang semakin relevan dalam perkembangan pendidikan tinggi saat ini.
Calon rektor perempuan itu sangat langka dan menjadi bagian penting dalam menghadirkan nilai kesetaraan secara nyata,” tuturnya.
Baca juga: Berikut nama-nama pendaftar calon rektor UPR
Sidik juga menilai kepemimpinan perempuan dapat membawa semangat kolaborasi dan saling menghidupkan dalam membangun lingkungan akademik di UPR.
"Era sekarang adalah era kebersamaan dan egaliter sehingga keterlibatan perempuan dalam bursa pemilihan rektor patut diapresiasi," jelasnya.
Sebelumnya, lima nama telah lebih dahulu mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UPR, yakni Deddy NSP Tanggara, Bhayu Rhama, Uras Tantulo, Thea Farina Elmbang, dan Natalina Asi.
Baca juga: Thea Farina Embang maju pemilihan rektor UPR, bawa semangat kampus inklusif dan berdampak
Baca juga: Dekan Bhayu maju calon Rektor UPR, bawa visi kampus berdampak dan berdaya saing global
Baca juga: In-Depth Politics cabut hasil survei Rektor UPR
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
