
Program Desa Cantik momentum pembenahan pengelolaan data desa

Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah mengapresiasi Badan Pusat Statistik (BPS) setempat yang telah mencanangkan tiga desa di Kecamatan Kurun menjadi Desa Cinta Statistik (Cantik) 2026.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Gumas Ihromi Darma Putra di Kuala Kurun, Jumat, mengajak kepala desa menjadikan Program Desa Cantik sebagai momentum pembenahan tata kelola data.
"Data yang salah akan menghasilkan keputusan yang salah, sedangkan data yang benar akan membawa kemakmuran bagi masyarakat. Karena itu, data harus dikelola secara jujur, akurat, dan diperbarui berkala," ucapnya.
Ia menambahkan, Program Desa Cantik merupakan upaya mewujudkan tata kelola data terintegrasi sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan daerah, sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur desa mengelola data secara mandiri.
Selain itu, ia mengimbau pemerintah desa melibatkan pemuda, kader, dan seluruh perangkat desa agar terus belajar statistik dasar serta aktif dalam pengelolaan data di wilayah masing-masing.
Baca juga: Legislator Gunung Mas harap kinerja lurah baru lebih baik
Sementara itu, Kepala BPS Gumas Mulya Setiawan menjabarkan tiga desa di Kecamatan Kurun yang dicanangkan sebagai Desa Cantik 2026 yakni Tewang Pajangan, Teluk Nyatu dan Petak Bahandang.
Ia menyampaikan, pencanangan Desa Cantik di kabupaten yang bermoto "Habangkalan Penyang Karuhei Tatau" telah dimulai sejak 2022 di Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun.
Selanjutnya pada 2023 yang dicanangkan sebagai Desa Cantik adalah Desa Hurung Bunut Kecamatan Kurun, 2024 adalah Desa Tumbang Miwan Kecamatan Kurun, dan 2025 di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir Kecamatan Kurun.
Program Desa Cantik, tuturnya, bertujuan meningkatkan literasi dan pemahaman aparatur desa serta agen desa cantik mengenai statistik dasar dan pengelolaan data.
Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapabilitas pemerintah desa, termasuk mengoptimalkan pemanfaatan data potensi desa seperti kearifan lokal dan komoditas unggulan setempat.
Lainnya, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kurun Berjoaldi mengapresiasi terselenggaranya pencanangan dan ekspos data Desa Cantik 2026, sebagai wujud komitmen dalam membangun tata kelola data desa.
"Ke depan kami berharap pemerintah desa dapat memanfaatkan data sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) desa dan APBDes, serta mendukung pengentasan kemiskinan dan percepatan stunting," demikian Berjoaldi.
Baca juga: Berikut 59 desa di Gunung Mas laksanakan pilkades serentak gelombang II
Baca juga: DPRD Gumas pastikan program bedah rumah di Tumbang Danau tepat sasaran
Baca juga: Reses legislator Gumas serap aspirasi bidang pendidikan di dua desa
Pewarta : Chandra
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
