Kotim Kumpulkan Rumah Ibadah Di Satu Lokasi
Minggu, 22 Maret 2015 21:13 WIB
Bupati Kotim, Supian Hadi (Istimewa)
Sampit (Antara Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mempunyai cara baru memperkuat kerukunan antarumat beragama yaitu membangun rumah ibadah agama berbeda di satu lokasi yang sama.
"Kita sudah melakukan ini di Kecamatan Telawang, Antang Kalang dan Bukit Santuai. Kami berharap ini bisa dicontoh masyarakat di kecamatan lainnya karena bagus untuk memupuk kerukunan hidup umat beragama," kata Bupati H Supian Hadi saat peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Besar Al Hadi di Kecamatan Telawang, Minggu.
Pemkab Kotim mulai membuat model baru upaya kerukunan umat beragam. Caranya dengan membangun masjid, gereja dan balai basarah atau tempat ibadah umat Hindu Kaharingan di kompleks lokasi yang sama.
Bupati meminta masyarakat menjaga kerukunan tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan antargolongan. Keamanan dan ketertiban masyarakat harus dinomorsatukan karena sangat penting bagi kelangsungan pembangunan daerah.
Membangun rumah ibadah agama berbeda di lokasi yang sama adalah salah satu upaya agar masyarakat lebih memaknai bahwa perbedaan agama bukanlah hal yang harus dipermasalahkan, apalagi sampai menimbulkan perpecahan.
Beradanya rumah-rumah ibadah di satu lokasi yang sama diharapkan membuat umat dari berbagai agama makin kompak dan lebih kuat dalam kebersamaan. Persatuan dan persaudaraan ini akan sangat bermanfaat bagi kelancaran pembangunan daerah.
"Kalau masyarakat di Telawang ini atau kecamatan lainnya yang mau menghibahkan tanah, nanti kita anggarkan pembangunannya di 2016 nanti. Betapa indahnya ketika masyarakat kita usai beribadah di rumah ibadah agama masing-masing, mereka saling senyum dan bersilaturahmi. Ini akan membuat rasa kebersamaan kita makin kuat," ucapnya.
Pola ini akan terus dimasyarakatkan karena sangat positif bagi kerukunan umat beragama. Pola ini mendapat apresiasi dari pemerintah provinsi dan pusat karena dinilai sangat positif.
(T.KR-NJI/B/F003/F003)
"Kita sudah melakukan ini di Kecamatan Telawang, Antang Kalang dan Bukit Santuai. Kami berharap ini bisa dicontoh masyarakat di kecamatan lainnya karena bagus untuk memupuk kerukunan hidup umat beragama," kata Bupati H Supian Hadi saat peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Besar Al Hadi di Kecamatan Telawang, Minggu.
Pemkab Kotim mulai membuat model baru upaya kerukunan umat beragam. Caranya dengan membangun masjid, gereja dan balai basarah atau tempat ibadah umat Hindu Kaharingan di kompleks lokasi yang sama.
Bupati meminta masyarakat menjaga kerukunan tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan antargolongan. Keamanan dan ketertiban masyarakat harus dinomorsatukan karena sangat penting bagi kelangsungan pembangunan daerah.
Membangun rumah ibadah agama berbeda di lokasi yang sama adalah salah satu upaya agar masyarakat lebih memaknai bahwa perbedaan agama bukanlah hal yang harus dipermasalahkan, apalagi sampai menimbulkan perpecahan.
Beradanya rumah-rumah ibadah di satu lokasi yang sama diharapkan membuat umat dari berbagai agama makin kompak dan lebih kuat dalam kebersamaan. Persatuan dan persaudaraan ini akan sangat bermanfaat bagi kelancaran pembangunan daerah.
"Kalau masyarakat di Telawang ini atau kecamatan lainnya yang mau menghibahkan tanah, nanti kita anggarkan pembangunannya di 2016 nanti. Betapa indahnya ketika masyarakat kita usai beribadah di rumah ibadah agama masing-masing, mereka saling senyum dan bersilaturahmi. Ini akan membuat rasa kebersamaan kita makin kuat," ucapnya.
Pola ini akan terus dimasyarakatkan karena sangat positif bagi kerukunan umat beragama. Pola ini mendapat apresiasi dari pemerintah provinsi dan pusat karena dinilai sangat positif.
(T.KR-NJI/B/F003/F003)
Pewarta : Norjani
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD minta Pemkot Palangka Raya gencarkan sosialisasi aturan usaha selama Ramadhan
12 February 2026 12:21 WIB
Legislator Barut dukung SE Bupati tertibkan distribusi BBM di SPBU Perusda
11 February 2026 21:39 WIB
Istana: Tim baru dibentuk untuk sinkronkan pendidikan tinggi dan dunia kerja
16 January 2026 16:24 WIB
Legislator Barut harapkan OPD laksanakan surat edaran shalat fardu saat jam kerja
30 November 2025 7:43 WIB
Legislator Barut harapkan seminar Al Quran jadi ruang edukasi generasi muda
21 November 2025 8:52 WIB
Terpopuler - Kotawaringin Timur
Lihat Juga
Imlek, tokoh Khonghucu Sampit sebut Tahun Kuda Api momentum adaptasi dan akselerasi
16 February 2026 20:53 WIB
Pemkab Kotim dorong kolaborasi sistem konvensional dan digital di PPM Sampit
15 February 2026 18:32 WIB
Pemkab Kotim apresiasi inisiatif Ansor rangkul generasi muda lewat olahraga
15 February 2026 12:51 WIB