Sampit (Antara Kalteng) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Bandara Haji Asan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah memperingatkan masyarakat mewaspadai sambaran petir saat cuaca buruk seperti terjadi sekarang di daerah tersebut.

"Potensi (sambaran petir) masih tinggi dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diharapkan waspada saat cuaca buruk seperti ini," kata Kepala BMKG Stasiun Bandara Haji Asan Sampit, Yulida Warni di Sampit, Minggu.

Saat musim hujan seperti sekarang, cuaca ekstrem sering terjadi dan cuaca bisa berubah drastis dalam waktu singkat. Hujan deras disertai angin kencang dan petir beberapa kali terjadi sehingga membuat masyarakat cemas.

Pembentukan awan hujan atau commulunimbus juga bisa terjadi dalam waktu relatif singkat. Mendung dan hujan bisa terjadi sangat cepat meski beberapa saat sebelumnya cuaca cukup panas dirasakan masyarakat daerah ini.

Masyarakat disarankan tidak memaksakan melakukan aktivitas di luar rumah saat cuaca buruk terjadi. Angin kencang dan petir harus diwaspadai karena bisa terjadi tanpa diduga dan mengancam keselamatan jiwa, katanya.

Beberapa hari lalu, petir menyambar tower salah satu bangunan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Akibatnya, peralatan elektronik seperti pendingin ruangan, televisi, komputer dan lainnya, rusak akibat tegangan tinggi saat petir menyambar tower tersebut.

Dia mengatakan, penghuni kompleks sempat dibuat cemas karena pendingin ruangan yang terkena imbas sambaran petir, mengeluarkan percikan api dan asap. Pemadam kebakaran pun sempat didatangkan.

Untungnya kejadian itu tidak sampai menimbulkan kebakaran dan korban jiwa meski kerugian ditaksir jutaan rupiah akibat rusaknya sejumlah peralatan elektronik, katanya.