Pemkab Seruyan Kembangkan Kawasan Ekonomi Terpadu Segintung
Sabtu, 31 Desember 2016 7:00 WIB
Pelabuhan Sigintung. (Istimewa)
Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah mengembangkan kawasan ekonomi terpadu di sekitar Pelabuhan Samudera Teluk Segintung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Seruyan, Akhmad Hidayat di Kuala Pembuang, Jumat mengatakan pengembangan kawasan ekonomi terpadu Teluk Segintung difungsikan sebagai pelabuhan pengumpul, terminal barang dan penumpang antar moda, baik laut, darat maupun kereta api.
Selain itu, kawasan ekonomi terpadu Teluk Segintung difungsikan sebagai kawasan industri, perdagangan dan jasa regional serta kawasan pemukiman dan kawasan penunjang lainnya, ujarnya.
Dijelaskan, pengembangan kawasan ekonomi terpadu Teluk Segintung merupakan satu dari lima kawasan strategis dari sektor ekonomi yang dikembangkan di Seruyan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Seruyan tahun 2017-2037.
"Jadi ada lima kawasan strategis yang dikembangkan, yakni kawasan perkotaan Kuala Pembuang, kawasan Hanau, kawasan Teluk Segintung dan kawasan segitiga Kudaman (Tumbang Kubang, Tumbang Darap dan Tumbang Manjul) serta kawasan Sembuluh," katanya.
Ia menambahkan, untuk mengembangkan kawasan ekonomi Teluk Segintung Pemkab Seruyan menyiapkan lahan seluas 2.500 hektar di kawasan Pelabuhan Samudera Teluk Segintung.
Sebagian kawasan untuk pengembangan ekonomi Teluk Segintung berada pada kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Kawasan tersebut dapat dimanfaatkan dalam mekanisme pinjam pakai kawasan hutan yang masuk dalam aturan holding zone.
Pemukiman, pertanian dan perkebunan atau kegiatan lainnya yang berada pada kawasan hutan dalam pola ruang Kabupaten Seruyan disebut sebagai kawasan holding zone yang nanti diusulkan untuk perubahan fungsi kawasan, katanya.
Pelabuhan Segintung yang terletak di Kecamatan Seruyan Hilir sebelumnya telah dicanangkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk dikembangkan menjadi kawasan industri dan kawasan strategis lainnya di Kalteng.
Selain jadi kawasan industri, Pelabuhan Segintung yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Kuala Pembuang juga akan dijadikan pelabuhan penampung crude palm oil (CPO) dari perusahaan sawit maupun komoditas lain di wilayah Kalteng yang meliputi Kabupaten Gunung Mas, Katingan, Kotawaringin Timur dan Seruyan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Seruyan, Akhmad Hidayat di Kuala Pembuang, Jumat mengatakan pengembangan kawasan ekonomi terpadu Teluk Segintung difungsikan sebagai pelabuhan pengumpul, terminal barang dan penumpang antar moda, baik laut, darat maupun kereta api.
Selain itu, kawasan ekonomi terpadu Teluk Segintung difungsikan sebagai kawasan industri, perdagangan dan jasa regional serta kawasan pemukiman dan kawasan penunjang lainnya, ujarnya.
Dijelaskan, pengembangan kawasan ekonomi terpadu Teluk Segintung merupakan satu dari lima kawasan strategis dari sektor ekonomi yang dikembangkan di Seruyan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Seruyan tahun 2017-2037.
"Jadi ada lima kawasan strategis yang dikembangkan, yakni kawasan perkotaan Kuala Pembuang, kawasan Hanau, kawasan Teluk Segintung dan kawasan segitiga Kudaman (Tumbang Kubang, Tumbang Darap dan Tumbang Manjul) serta kawasan Sembuluh," katanya.
Ia menambahkan, untuk mengembangkan kawasan ekonomi Teluk Segintung Pemkab Seruyan menyiapkan lahan seluas 2.500 hektar di kawasan Pelabuhan Samudera Teluk Segintung.
Sebagian kawasan untuk pengembangan ekonomi Teluk Segintung berada pada kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Kawasan tersebut dapat dimanfaatkan dalam mekanisme pinjam pakai kawasan hutan yang masuk dalam aturan holding zone.
Pemukiman, pertanian dan perkebunan atau kegiatan lainnya yang berada pada kawasan hutan dalam pola ruang Kabupaten Seruyan disebut sebagai kawasan holding zone yang nanti diusulkan untuk perubahan fungsi kawasan, katanya.
Pelabuhan Segintung yang terletak di Kecamatan Seruyan Hilir sebelumnya telah dicanangkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk dikembangkan menjadi kawasan industri dan kawasan strategis lainnya di Kalteng.
Selain jadi kawasan industri, Pelabuhan Segintung yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Kuala Pembuang juga akan dijadikan pelabuhan penampung crude palm oil (CPO) dari perusahaan sawit maupun komoditas lain di wilayah Kalteng yang meliputi Kabupaten Gunung Mas, Katingan, Kotawaringin Timur dan Seruyan.
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Posko Angkutan Lebaran ditutup, penumpang di Pelabuhan Sampit turun 2.643 orang
30 March 2026 14:08 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025