Dinkes Bartim ajak warga ikut program Germas
Selasa, 17 Juli 2018 17:14 WIB
Udara dingin disertai embun dipagi hari merupakan salah satu tanda terjadinya pancaroba (perubahan musim) di Kota Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur. (Foto Antara kalteng/Habibullah)
Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, mengajak seluruh elemen masyarakat ikut dalam program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk menghadapi berbagai kesehatan akibat pancaroba saat ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bartin, dr Simon Biring MPH di Tamiang Layang, Senin, mengatakan, jaminan kesehatan tidak menjamin terjaganya kesehatan secara aktif dan kontinyu.
"Yang paling penting itu adalah mencegah sebelum sakit. Kita melaksanakan program preventif agar masyarakat mengubah pola hidup dengan gaya hidup sehat," kata Simon Biring.
Menurut Simon, kondisi cuaca yang tidak menentu, memicu peningkatkan potensi pada tubuh terserang aneka penyakit seperti flu, demam, batuk dan pada usus, malaria bahkan DBD.
Ketika kondisi kekebalan tubuh manusia menurun, maka kemungkinan terserang penyakit akan menjadi lebih tinggi.
"Maka dari itu, agar kekebalan atau imun lebih siap menghadapi kondisi cuaca, perlu makan makanan bernutrisi tepat dan cukup serat," katanya.
Selain itu, juga didukung olah raga untuk meningkatkan kebugaran fisik. Olah raga teratur selama 30 menit setiap hari sangat bermanfaat.
Selain pola konsumsi makanan dan olahraga, poin penting dalam gerakan masyarakat hidup sehat lainnya adalah pemeriksaan rutin kesehatan di klinik atau puskesmas.
"Mari bergabung menjadi anggota BPJS agar bisa periksa kesehatan secara rutin, baik tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat," demikian Simon.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bartin, dr Simon Biring MPH di Tamiang Layang, Senin, mengatakan, jaminan kesehatan tidak menjamin terjaganya kesehatan secara aktif dan kontinyu.
"Yang paling penting itu adalah mencegah sebelum sakit. Kita melaksanakan program preventif agar masyarakat mengubah pola hidup dengan gaya hidup sehat," kata Simon Biring.
Menurut Simon, kondisi cuaca yang tidak menentu, memicu peningkatkan potensi pada tubuh terserang aneka penyakit seperti flu, demam, batuk dan pada usus, malaria bahkan DBD.
Ketika kondisi kekebalan tubuh manusia menurun, maka kemungkinan terserang penyakit akan menjadi lebih tinggi.
"Maka dari itu, agar kekebalan atau imun lebih siap menghadapi kondisi cuaca, perlu makan makanan bernutrisi tepat dan cukup serat," katanya.
Selain itu, juga didukung olah raga untuk meningkatkan kebugaran fisik. Olah raga teratur selama 30 menit setiap hari sangat bermanfaat.
Selain pola konsumsi makanan dan olahraga, poin penting dalam gerakan masyarakat hidup sehat lainnya adalah pemeriksaan rutin kesehatan di klinik atau puskesmas.
"Mari bergabung menjadi anggota BPJS agar bisa periksa kesehatan secara rutin, baik tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat," demikian Simon.
Pewarta : Habibullah
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penjabat Wali Kota ajak masyarakat terapkan PHBS cegah penyakit pancaroba
15 November 2023 19:24 WIB, 2023
Dinkes minta masyarakat Seruyan waspadai penyebaran DBD di musim pancaroba
24 May 2023 22:47 WIB, 2023
Terpopuler - Barito Timur
Lihat Juga
Jemaat GKE Bartim diminta terlibat aktif bantu pemkab sosialisasikan bahaya karhutla
07 September 2026 13:32 WIB
Bupati Bartim: Keberhasilan BUMDes Unru Nyingkai patut dicontoh desa lain
02 September 2026 21:49 WIB
Ketua PKK Bartim keliling kecamatan perkuat cegah kekerasan terhadap anak dan perempuan
26 August 2026 14:16 WIB
Wabup Bartim: Pemantauan dan pengawasan di bekas karhutla harus tetap dilakukan
26 August 2026 12:12 WIB
Kader PKK Bartim diminta bergerak nyata jadi pelopor cegah kekerasan perempuan dan anak
21 August 2026 20:05 WIB