Grup Astra gelar Festival Dayak Tomun untuk melestarikan budaya
Minggu, 18 November 2018 14:09 WIB
Foto bersama unsur Pimpinan PT SINP – PT PBNA Astra Agro Lestari bersama Tokoh Adat dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, dalam kegiatan festival tahunan Budaya Suku Dayak Tomun 2018. (Istimewa)
Pangkalan Bun (Antaranews Kalteng) - PT Surya Indah Nusantara Pagi (SINP) dan PT Persada Bina Nusantara Abadi (PBNA) sebagai anak perusahaan Astra Agro yang bergerak di perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah menggelar festival keragaman budaya Dayak Tomun.
Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, melalui Wakil Bupati Ahmadi Riansyah, di Pangkalan Bun, Minggu menyatakan memberikan apresiasi kepada perusahaan yang masih memperdulikan kelestarian budaya daerah.
"Kami tentu memberikan apresiasi kepada pihak perkebunan dalam menggelar festival budaya Dayak Tomun, semoga saja hal seperti itu dapat dilaksanakan menjadi sebuah ageda rutin," katanya.
Kegiatan budaya Dayak Tomun itu diinisiasi oleh Education and Social Engagement Departement yang merupakan bagian dari Program Terpadu Pengembangan Masyarakat (PTPM) dan sudah dilaksanakan secara rutin setiap tahun semenjak tahun 2016.
Pengurus Education and Social Engagement Departement Jakarta, Fajar Sentosa mengungkapkan hal itu salah satu bentuk kepedulian perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR). Yaitu berupa dukungan terhadap keberadaan seni budaya dan adat istiadat setempat agar dapat terus terjaga serta terpelihara.
"Kegiatan itu diharapkan juga dapat mengingat dan mengingatkan masyarakat terhadap ilai-nilai kearifan lokal, dalam artian budaya Dayak Tomun, jangan hanya sekadar dikenal oleh para orang tua, tapi juga harus dikenal oleh anak-anaknya," ucap Fajar.
Perwakilan PT SINP dan PT PBNA, Hidayatusya’ban menjelaskan, digelarnya Festival Kesenian Budaya Dayak Tomun itu diikuti oleh 417 orang dari dua kecamatan. Yakni Kecamatan Arut Utara dan Kecamatan Pangkalan Banteng yang terdiri dari 10 desa, serta melibatkan 32 sekolah dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA yang bertujuan agar budaya kesenian Dayak Tomun tetap lestari dan dikenal sejak usia dini.
Sementara itu, Administratur PT SINP dan PT PBNA Arisman Siregar juga menyerahkan Taman Baca secara simbolis kepada Lurah Pangkut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kobar.
"Kami berharap Taman Baca yang berlokasi di kecamatan Arut Utara, dapat menumbuhkan minat baca di masyarakat sekitar," demikian Arisman.
Pihaknya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang selama ini juga terus memberikan dukungan kepada perusahaan, khususnya ketika melaksanakan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Baca juga: Astra Agro kukuhkan enam pelajar sebagai duta konservasi
Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, melalui Wakil Bupati Ahmadi Riansyah, di Pangkalan Bun, Minggu menyatakan memberikan apresiasi kepada perusahaan yang masih memperdulikan kelestarian budaya daerah.
"Kami tentu memberikan apresiasi kepada pihak perkebunan dalam menggelar festival budaya Dayak Tomun, semoga saja hal seperti itu dapat dilaksanakan menjadi sebuah ageda rutin," katanya.
Kegiatan budaya Dayak Tomun itu diinisiasi oleh Education and Social Engagement Departement yang merupakan bagian dari Program Terpadu Pengembangan Masyarakat (PTPM) dan sudah dilaksanakan secara rutin setiap tahun semenjak tahun 2016.
Pengurus Education and Social Engagement Departement Jakarta, Fajar Sentosa mengungkapkan hal itu salah satu bentuk kepedulian perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR). Yaitu berupa dukungan terhadap keberadaan seni budaya dan adat istiadat setempat agar dapat terus terjaga serta terpelihara.
"Kegiatan itu diharapkan juga dapat mengingat dan mengingatkan masyarakat terhadap ilai-nilai kearifan lokal, dalam artian budaya Dayak Tomun, jangan hanya sekadar dikenal oleh para orang tua, tapi juga harus dikenal oleh anak-anaknya," ucap Fajar.
Perwakilan PT SINP dan PT PBNA, Hidayatusya’ban menjelaskan, digelarnya Festival Kesenian Budaya Dayak Tomun itu diikuti oleh 417 orang dari dua kecamatan. Yakni Kecamatan Arut Utara dan Kecamatan Pangkalan Banteng yang terdiri dari 10 desa, serta melibatkan 32 sekolah dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA yang bertujuan agar budaya kesenian Dayak Tomun tetap lestari dan dikenal sejak usia dini.
Sementara itu, Administratur PT SINP dan PT PBNA Arisman Siregar juga menyerahkan Taman Baca secara simbolis kepada Lurah Pangkut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kobar.
"Kami berharap Taman Baca yang berlokasi di kecamatan Arut Utara, dapat menumbuhkan minat baca di masyarakat sekitar," demikian Arisman.
Pihaknya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang selama ini juga terus memberikan dukungan kepada perusahaan, khususnya ketika melaksanakan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Baca juga: Astra Agro kukuhkan enam pelajar sebagai duta konservasi
Pewarta : -
Editor : Rachmat Hidayat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Astra Agro dukung pembangunan berkelanjutan, tumbuh bersama masyarakat jadi fondasi utama
03 March 2026 21:02 WIB
Komitmen entitas Astra Agro jaga kearifan lokal dan harmoni sosial di Kalimantan Tengah
16 February 2026 16:30 WIB
Perkuat layanan kesehatan, Astra Agro beri penghargaan kepada pahlawan posyandu
26 November 2025 18:04 WIB
Terpikat nilai kemanusiaan Grup Astra, menjadi pendidik di pelosok Kalteng
20 November 2025 15:40 WIB
PT GSIP ditunjuk sebagai lokasi percontohan industri kelapa sawit nasional di Kalteng
31 July 2025 19:01 WIB
Panen perdana jagung, PT GSDI dan Polres Kobar sinergi dukung swasembada pangan
09 May 2025 15:30 WIB
Terpopuler - Kotawaringin Barat
Lihat Juga
Wabup Kotawaringin Barat tekankan penguatan kerja sama wujudkan pendidikan bermutu
02 May 2026 17:48 WIB
Kejari Kobar sampaikan putusan sidang korupsi pembangunan pabrik tepung ikan
29 April 2026 16:01 WIB
Edukasi dan aksi nyata, PT GSDI tanamkan kesadaran lingkungan serta pencegahan karhutla
28 April 2026 13:22 WIB
Wabup Kobar sebut semangat otonomi penggerak terwujudnya pemerintahan lebih baik
27 April 2026 15:09 WIB
Bupati Kotawaringin Barat: Transaksi non tunai wujudkan pemerintahan desa bersih
25 April 2026 17:04 WIB