Menristekdikti minta ITS NU Kalimantan di Palangka Raya segera direalisasikan
Minggu, 1 September 2019 20:17 WIB
Menristekdikti RI Mohamad Nasir (baju putih) saat meninjau bakal lokasi pendidikan ITS NU Kalimantan di Palangka Raya baru-baru ini. (ANTARA/Ho-PW NU Kalteng)
Palangka Raya (ANTARA) - Persiapan dibukanya Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Kalimantan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah sudah mencapai sekitar 90 persen, sehingga pada 2020/2021 mendatang diperkirakan sudah mulai melakukan penerimaan mahasiswa baru.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohamad Nasir sudah datang berkunjung dan melihat secara langsung bakal lokasi kegiatan pendidikan dari ITS NU Kalimantan, kata Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Kalteng Wahyudie F Dirun di Palangka Raya, Minggu.
"Bahkan Menristekdikti meminta kepada kami, untuk segera menyerahkan berkas dan keperluan lainnya kepada beliau, agar bisa langsung ditindaklanjuti," katanya kepada ANTARA.
Kemudian pada hari ini, pihaknya sudah mulai membuka penerimaan tenaga pendidik yang nantinya akan bertugas di ITS NU Kalimantan. Pihaknya akan menerima tenaga pendidik yang berkompeten sesuai standar yang telah ditentukan, sehingga nantinya dapat menghasilkan lulusan terbaik dan berdaya saing.
Sementara itu Ketua Tim Kerja Pendirian ITS NU Kalimantan Dr Abdul Mukti menjelaskan, pendirian perguruan tinggi ini salah satunya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kalimantan, khususnya Kalteng pada bidang pendidikan.
"Terlebih di Kalteng maupun Kalimantan, warga Nahdliyin jumlahnya cukup banyak, jadi kami ingin menyediakan fasilitas pendidikan sebagai tujuan anak-anak mereka usai menyelesaikan tahapan SMA sederajat," jelasnya.
Adapun rencana program studi yang disediakan nantinya, meliputi teknologi informasi, teknik/rekayasa komputer, fisika, teknik rekayasa industri serta teknik lingkungan. Rencananya pada Senin (2/8) pihaknya akan berangkat ke Jakarta guna menyelesaikan sejumlah tahapan akhir terkait persiapan realisasi.
Mukti menyebut, pemilihan program studi yang lebih teknis sengaja pihaknya lakukan, agar lulusan dari ITS NU Kalimantan bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja dengan kategori lebih spesifik pada berbagai bidang di masa mendatang.
Rencananya, pada tahun pertama, para mahasiswa diwajibkan tinggal di asrama agar memiliki karakter dan kepribadian yang aswaja. Aswaja adalah golongan yang menjalankan sunnah dengan penekanan pada peneladanan kehidupan Rasulullah Muhammad SAW.
Sementara itu, bakal lokasi pendidikan ITS NU Kalimantan berada di km 3 Jalan RTA Milono, Palangka Raya. Luasan lahan yang tersedia sekitar 1,5 hektare, luasan itu melebihi standar persyaratan yang telah ditentukan.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohamad Nasir sudah datang berkunjung dan melihat secara langsung bakal lokasi kegiatan pendidikan dari ITS NU Kalimantan, kata Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Kalteng Wahyudie F Dirun di Palangka Raya, Minggu.
"Bahkan Menristekdikti meminta kepada kami, untuk segera menyerahkan berkas dan keperluan lainnya kepada beliau, agar bisa langsung ditindaklanjuti," katanya kepada ANTARA.
Kemudian pada hari ini, pihaknya sudah mulai membuka penerimaan tenaga pendidik yang nantinya akan bertugas di ITS NU Kalimantan. Pihaknya akan menerima tenaga pendidik yang berkompeten sesuai standar yang telah ditentukan, sehingga nantinya dapat menghasilkan lulusan terbaik dan berdaya saing.
Sementara itu Ketua Tim Kerja Pendirian ITS NU Kalimantan Dr Abdul Mukti menjelaskan, pendirian perguruan tinggi ini salah satunya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kalimantan, khususnya Kalteng pada bidang pendidikan.
"Terlebih di Kalteng maupun Kalimantan, warga Nahdliyin jumlahnya cukup banyak, jadi kami ingin menyediakan fasilitas pendidikan sebagai tujuan anak-anak mereka usai menyelesaikan tahapan SMA sederajat," jelasnya.
Adapun rencana program studi yang disediakan nantinya, meliputi teknologi informasi, teknik/rekayasa komputer, fisika, teknik rekayasa industri serta teknik lingkungan. Rencananya pada Senin (2/8) pihaknya akan berangkat ke Jakarta guna menyelesaikan sejumlah tahapan akhir terkait persiapan realisasi.
Mukti menyebut, pemilihan program studi yang lebih teknis sengaja pihaknya lakukan, agar lulusan dari ITS NU Kalimantan bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja dengan kategori lebih spesifik pada berbagai bidang di masa mendatang.
Rencananya, pada tahun pertama, para mahasiswa diwajibkan tinggal di asrama agar memiliki karakter dan kepribadian yang aswaja. Aswaja adalah golongan yang menjalankan sunnah dengan penekanan pada peneladanan kehidupan Rasulullah Muhammad SAW.
Sementara itu, bakal lokasi pendidikan ITS NU Kalimantan berada di km 3 Jalan RTA Milono, Palangka Raya. Luasan lahan yang tersedia sekitar 1,5 hektare, luasan itu melebihi standar persyaratan yang telah ditentukan.
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Kotim apresiasi inisiatif Ansor rangkul generasi muda lewat olahraga
15 February 2026 12:51 WIB
Fatayat NU Murung Raya Goes to School sosialisasi batasan pergaulan remaja
09 November 2025 9:31 WIB
Legislator Barut: Konfercab MNU wujud kemandirian organisasi perempuan nahdliyin
03 October 2025 6:25 WIB
Pemkot Palangka Raya harap Konfercab V Muslimat NU teguhkan kemandirian umat
13 September 2025 15:04 WIB
DPRD Palangka Raya harapkan Muslimat NU perkuat peran sosial dan pemberdayaan
12 September 2025 16:17 WIB
Pemkab Kotim dukung kaderisasi Ansor untuk tingkatkan partisipasi membangun daerah
27 June 2025 20:16 WIB