Gubernur instruksikan DKP Kalteng optimalkan bantuan nelayan
Selasa, 23 Juni 2020 6:01 WIB
Kepala DKP Kalteng Darliansjah (kanan) bersama Direktur Utama Bank Kalteng Yayah Diasmono menunjukkan perjanjian kerja sama dalam penyediaan layanan perbankan bagi peserta penerima kartu ATM Nelayan Berkah, Palangka Raya, Senin, (22/6/2020). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran meminta agar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) lebih proaktif bersinergi dengan lembaga perbankan dan pembiayaan lain, guna membantu permodalan nelayan di wilayah setempat.
"Hal ini sebagai bentuk komitmen dan perhatian yang serius dari Gubernur Kalteng terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan nelayan," kata Kepala DKP Kalteng Darliansjah di Palangka Raya, Senin.
Instruksi lainnya yang pihaknya terima, yakni memberikan jaminan keselamatan kerja dan biaya berobat nelayan apabila mengalami kecelakaan, baik saat beraktivitas sebagai nelayan maupun tidak.
Terkait hal tersebut, DKP Kalteng telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Bank Kalteng tentang penyediaan layanan perbankan untuk peserta penerima kartu ATM Nelayan Berkah.
Baca juga: Penundaan pembayaran retribusi di pelabuhan perikanan Kalteng
Baca juga: Upaya melindungi kelestarian kawasan konservasi perairan Gosong Senggora
Darliansjah menjelaskan, penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut, guna menyediakan layanan perbankan yang memadai dan sesuai kebutuhan penerima kartu ATM Nelayan Berkah.
"Sejumlah layanan maupun kemudahan bisa didapat para nelayan yakni mereka penerima kartu ATM Nelayan Berkah. Kami harapkan bantuan dari pemprov ini bisa benar-benar dimanfaatkan secara optimal," tuturnya yang kini juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalteng tersebut.
Sejumlah layanan perbankan tersebut, tersedia dalam bentuk penyediaan layanan operasional kartu Nelayan Berkah yang terintegrasi atau berfungsi sebagai kartu ATM, pembukaan rekening tabungan TAHETA secara kolektif, aktivitas buku tabungan, kartu dan pin ATM.
Baca juga: Perkuat penjagaan perairan di Kalteng, Gubernur siapkan kapal pengawas
Baca juga: Usai Kumai, Pemprov Kalteng kembangkan pelabuhan perikanan Kuala Pembuang
Kemudian identifikasi dan verifikasi identitas penerima kartu, hingga fasilitas gratis atau 'all free' segala biaya (provinsi, administrasi dan biaya lainnya), selama satu tahun terhitung sejak pembukaan dan aktivasi rekening maupun kartu ATM.
"Lebih lanjut nantinya kerja sama ini tak hanya pada layanan perbankan saja, namun berlanjut membantu nelayan tangkap dalam hal permodalan, guna mendorong peningkatan kesejahteraan secara maksimal," terang Darliansjah.
Baca juga: PPI Kumai diharapkan meningkatkan pendapatan masyarakat
Baca juga: Tingkatkan PAD, DKP Kalteng sosialisasikan regulasi investasi kelautan dan perikanan
"Hal ini sebagai bentuk komitmen dan perhatian yang serius dari Gubernur Kalteng terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan nelayan," kata Kepala DKP Kalteng Darliansjah di Palangka Raya, Senin.
Instruksi lainnya yang pihaknya terima, yakni memberikan jaminan keselamatan kerja dan biaya berobat nelayan apabila mengalami kecelakaan, baik saat beraktivitas sebagai nelayan maupun tidak.
Terkait hal tersebut, DKP Kalteng telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Bank Kalteng tentang penyediaan layanan perbankan untuk peserta penerima kartu ATM Nelayan Berkah.
Baca juga: Penundaan pembayaran retribusi di pelabuhan perikanan Kalteng
Baca juga: Upaya melindungi kelestarian kawasan konservasi perairan Gosong Senggora
Darliansjah menjelaskan, penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut, guna menyediakan layanan perbankan yang memadai dan sesuai kebutuhan penerima kartu ATM Nelayan Berkah.
"Sejumlah layanan maupun kemudahan bisa didapat para nelayan yakni mereka penerima kartu ATM Nelayan Berkah. Kami harapkan bantuan dari pemprov ini bisa benar-benar dimanfaatkan secara optimal," tuturnya yang kini juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalteng tersebut.
Sejumlah layanan perbankan tersebut, tersedia dalam bentuk penyediaan layanan operasional kartu Nelayan Berkah yang terintegrasi atau berfungsi sebagai kartu ATM, pembukaan rekening tabungan TAHETA secara kolektif, aktivitas buku tabungan, kartu dan pin ATM.
Baca juga: Perkuat penjagaan perairan di Kalteng, Gubernur siapkan kapal pengawas
Baca juga: Usai Kumai, Pemprov Kalteng kembangkan pelabuhan perikanan Kuala Pembuang
Kemudian identifikasi dan verifikasi identitas penerima kartu, hingga fasilitas gratis atau 'all free' segala biaya (provinsi, administrasi dan biaya lainnya), selama satu tahun terhitung sejak pembukaan dan aktivasi rekening maupun kartu ATM.
"Lebih lanjut nantinya kerja sama ini tak hanya pada layanan perbankan saja, namun berlanjut membantu nelayan tangkap dalam hal permodalan, guna mendorong peningkatan kesejahteraan secara maksimal," terang Darliansjah.
Baca juga: PPI Kumai diharapkan meningkatkan pendapatan masyarakat
Baca juga: Tingkatkan PAD, DKP Kalteng sosialisasikan regulasi investasi kelautan dan perikanan
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jumat Berkah, PKK Barut bagikan 200 paket sayur dan telur kepada masyarakat
20 February 2026 17:18 WIB
Disdik Kalteng: Unit layanan disabilitas hadirkan terapis handal bantu masyarakat
02 December 2025 9:57 WIB
Universitas PGRI Palangka Raya gelar pelatihan diversifikasi olahan ikan di Pulang Pisau
09 September 2025 16:44 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Kapolda Kalteng tinjau pengamanan Paskah di Palangka Raya, pastikan ibadah aman
05 April 2026 20:33 WIB
Temui Parlemen Inggris, Gubernur Kalteng pererat hubungan antarbangsa hingga peluang kerjasama
02 April 2026 12:44 WIB