Dinkes Seruyan diminta perhatikan kedaluwarsa obat saat pengadaan untuk Puskesmas
Sabtu, 25 Maret 2023 18:22 WIB
Anggota DPRD Seruyan Masfuatun. ANTARA/HO-Publikasi DPRD Seruyan
Kuala Pembuang (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah Masfuatun meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, agar memperhatikan masa expired atau kedaluwarsa obat-obatan, sebelum melakukan pengadaan untuk Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah setempat.
“Kita minta pengadaan obat di Puskesmas itu bisa diperhatikan masa kedaluwarsanya, sehingga setelah datang obat tersebut masih bisa di gunakan dengan optimal,” kata Masfuatun di Kuala Pembuang, Sabtu.
Baca juga: Ketua DPRD minta pemkab segera perbaiki jembatan Mahang-Beriut
Dia mengatakan, hal ini menindaklanjuti keluhan para tenaga medis yang ada di Puskesmas di wilayah setempat terkait dengan banyaknya obat kedaluwarsa menumpuk di gudang Puskemas, pastinya hal tersebut juga sangat mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat di Seruyan.
“Mereka meminta agar obat-obatan yang menumpuk digudang itu bisa diambil oleh Dinkes. Dan itu menumpuk karena masa kedaluwarsa obat yang terlalu mepet,” ungkapnya.
Baca juga: Ketua DPRD sebut Seruyan harus punya kawasan strategis
Seiring dengan hal itu, dirinya menyarankan kepada Dinkes agar pada saat hendak melakukan pengadaan obat-obatan, jangan sampai masa kedaluwarsa obat terlalu pendek, karena jika terlalu pendek pastinya ada proses lagi baik itu dari distribusi dan lainnya, hal itu semua memakan waktu yang cukup lama.
“Makanya dalam pengadaan obat ini kalau bisa masa kedaluwarsa diperhatikan kalau bisa satu atau dua tahun sehingga risiko expired bisa diminimalisir,” harapnya.
Baca juga: DPRD Seruyan soroti minimnya akses internet sejumlah sekolah
Dia menyampaikan, dirinya sendiri tidak mengetahui secara pasti mengapa dan apa kendala Dinkes Seruyan, sehingga melakukan pengadaan obat yang terlalu mepet masa kedaluwarsanya.
“Kami tidak tahu apa kendalanya, hanya dinas terkait yang tahu. Tapi yang pasti, kami meminta agar hal ini bisa diperhatikan,” katanya.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu menambahkan, pihaknya telah berkomitmen agar dapat meningkatkan kualitas kesehatan di "Bumi Gawi Hantantiring" ini salah satunya dengan memperhatikan ketersediaan obat kepada masyarakat dan tenaga kesehatan.
Baca juga: DPRD Seruyan minta pengawas pendidikan aktif memantau langsung ke sekolah
Baca juga: DPRD soroti kedisiplinan tenaga pengajar di Seruyan
Baca juga: DPRD Seruyan minta Diskoperindag tingkatkan pengawasan dan pembinaan koperasi
Baca juga: DPRD Seruyan gelar RDP bersama Disdik lanjuti laporan masyarakat
“Kita minta pengadaan obat di Puskesmas itu bisa diperhatikan masa kedaluwarsanya, sehingga setelah datang obat tersebut masih bisa di gunakan dengan optimal,” kata Masfuatun di Kuala Pembuang, Sabtu.
Baca juga: Ketua DPRD minta pemkab segera perbaiki jembatan Mahang-Beriut
Dia mengatakan, hal ini menindaklanjuti keluhan para tenaga medis yang ada di Puskesmas di wilayah setempat terkait dengan banyaknya obat kedaluwarsa menumpuk di gudang Puskemas, pastinya hal tersebut juga sangat mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat di Seruyan.
“Mereka meminta agar obat-obatan yang menumpuk digudang itu bisa diambil oleh Dinkes. Dan itu menumpuk karena masa kedaluwarsa obat yang terlalu mepet,” ungkapnya.
Baca juga: Ketua DPRD sebut Seruyan harus punya kawasan strategis
Seiring dengan hal itu, dirinya menyarankan kepada Dinkes agar pada saat hendak melakukan pengadaan obat-obatan, jangan sampai masa kedaluwarsa obat terlalu pendek, karena jika terlalu pendek pastinya ada proses lagi baik itu dari distribusi dan lainnya, hal itu semua memakan waktu yang cukup lama.
“Makanya dalam pengadaan obat ini kalau bisa masa kedaluwarsa diperhatikan kalau bisa satu atau dua tahun sehingga risiko expired bisa diminimalisir,” harapnya.
Baca juga: DPRD Seruyan soroti minimnya akses internet sejumlah sekolah
Dia menyampaikan, dirinya sendiri tidak mengetahui secara pasti mengapa dan apa kendala Dinkes Seruyan, sehingga melakukan pengadaan obat yang terlalu mepet masa kedaluwarsanya.
“Kami tidak tahu apa kendalanya, hanya dinas terkait yang tahu. Tapi yang pasti, kami meminta agar hal ini bisa diperhatikan,” katanya.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu menambahkan, pihaknya telah berkomitmen agar dapat meningkatkan kualitas kesehatan di "Bumi Gawi Hantantiring" ini salah satunya dengan memperhatikan ketersediaan obat kepada masyarakat dan tenaga kesehatan.
Baca juga: DPRD Seruyan minta pengawas pendidikan aktif memantau langsung ke sekolah
Baca juga: DPRD soroti kedisiplinan tenaga pengajar di Seruyan
Baca juga: DPRD Seruyan minta Diskoperindag tingkatkan pengawasan dan pembinaan koperasi
Baca juga: DPRD Seruyan gelar RDP bersama Disdik lanjuti laporan masyarakat
Pewarta : Radianor
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
Mantan Kadiskominfo Seruyan jalani sidang perdana terkait dugaan korupsi internet
18 December 2025 23:17 WIB
Kejati Kalteng limpahkan dua tersangka korupsi internet Seruyan ke Pengadilan
05 December 2025 14:51 WIB
Legislator Kalteng sebut kerusakan jalan di wilayah Seruyan memprihatinkan
13 November 2025 21:47 WIB
Penangkapan Kadis Kominfo Seruyan terkait dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar
23 October 2025 22:44 WIB
Dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar, Kadis Kominfo Seruyan ditangkap Kejati Kalteng
23 October 2025 18:59 WIB
DPRD Kalteng minta pemerintah optimalkan pengembangan pariwisata di Kotim dan Seruyan
21 October 2025 15:57 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025