Palangka Raya (ANTARA) - Sistem drainase perumahan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dilaporkan mengalami kerusakan parah, yang diduga menjadi penyebab utama banjir yang sering melanda kawasan daerah itu. Banyak saluran drainase yang mana hanya terbuat dari batako itu, tidak mampu maksimal dan tidak sesuai dengan peruntukannya.
Selain itu, masih banyak saluran drainase perumahan lama maupun baru yang dibuat pengembang sudah tidak memadai untuk menampung dan mengaliri air ketika hujan deras ke saluran inti.
Kabid Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Palangka Raya, Alfat saat dikonfirmasi, Rabu, mengatakan masih ada beberapa pengembang perumahan yang tidak tertib dalam pembuatan sistem drainase.
"Ada beberapa pengembang perumahan yang mana drainase nya tidak maksimal atau berjalan, dan memang tidak tertib, apa lagi pada perumahan lama," katanya.
Devloper perumahan juga harus ada memiliki standar teknis yaitu standar Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum
Kondisi ini dinilai kurangnya perawatan rutin dan perencanaan yang kurang sinkron dengan kondisi topografi daerah. Akibatnya, air hujan meluap ke jalan dan permukiman, mengganggu aktivitas warga dan merusak infrastruktur.
Drainase adalah bagian integral dari perumahan yang layak. Developer memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa perumahan yang mereka bangun dilengkapi dengan sistem drainase yang memadai dan sesuai dengan standar yang berlaku. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sehat bagi penghuni perumahan.
Pemerintah Kota Palangka Raya juga diminta untuk lebih tegas dalam menangani hal ini, sebab apabila drainase sesuai peruntukannya lingkungan perumahan akan menjadi lebih nyaman dan sehat untuk ditinggali
Menurut pantauan, masih ada perumahan-perumahan yang dibangun oleh pihak developer sistem drainase nya tidak sesuai peruntukannya.
Selain itu, masih banyak terdapat kawasan perumahan-perumahan aliran drainasenya tertutup pasir, yang mana badan jalan lebih tinggi dari halaman rumah. Sehingga, dengan adanya sistem drainase yang baik akan mengalirkan kelebihan air hujan, sehingga mengurangi risiko banjir di dalam perumahan.
Developer juga bertanggung jawab untuk merencanakan dan membangun sistem drainase yang sesuai dengan standar teknis dan kebutuhan perumahan. Untuk operasi dan pemeliharaan sistem drainase, terutama pada tahap awal pembangunan.