Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) menjadi salah satu perguruan tinggi yang dipercaya tampil di ajang bergengsi Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2025, yang digelar 7–9 Agustus 2025 di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB).

Acara bertema “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi” ini menghadirkan lebih dari 1.066 peneliti unggul STEM dari seluruh Indonesia, tokoh sains dunia seperti peraih Nobel Fisika Konstantin Novoselov, Brian Paul Schmidt, Chennupati Jagadish, serta Presiden RI Prabowo Subianto sebagai pembicara utama.

UMPR berkesempatan memamerkan inovasi pangan BUTIKA (Bubuk Tinggi Kalori), hasil pengembangan tim peneliti yang menggabungkan nilai gizi tinggi dengan bahan pangan lokal. 

Hasil penelitian yang dilaksanakan sejak tahun 2023 hingga awal 2024 ini melibatkan sejumlah anggota tim, yakni dr Ni Nyoman Sri Yuliani SpGK (FK UPR), Apt Halida Suryadini, Nurhalina MEpid dan Rahmita Sari MA. Penelitian dilakukan di dua lokasi, yakni Desa Sungai Tabuk, Kabupaten Sukamara dan Puruk Cahu Sebrang, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

BUTIKA merupakan produk makanan tambahan hasil formulasi dari bahan pangan lokal, yaitu ikan seluang, ikan lais, dan kuning telur, yang kaya akan protein dan kalori. Produk ini dirancang sebagai tambahan makanan pendamping ASI untuk baduta dan balita yang mengalami stunting maupun keluarga yang tergolong berisiko tinggi.

“Pemberian BUTIKA diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pemenuhan gizi seimbang, khususnya bagi anak-anak yang mengalami stunting di daerah terpencil, dengan tetap mengedepankan pemanfaatan sumber daya lokal yang murah dan mudah diperoleh,” jelas Dr dr Faradila.

Produk ini terpilih untuk dipamerkan di sektor strategis Pangan, berdampingan dengan berbagai inovasi nasional lainnya.

Faradila pun menyampaikan rasa bangga dan harapannya terhadap pencapaian ini.

“Partisipasi UMPR di KSTI 2025 menjadi pembuktian bahwa kampus di luar Pulau Jawa pun mampu menghasilkan inovasi pangan yang kompetitif. Kami berharap BUTIKA dapat menjadi salah satu solusi pangan bergizi yang praktis, terjangkau, dan berbasis kekayaan alam lokal,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan ini, UMPR menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong riset dan inovasi yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga bermanfaat langsung bagi masyarakat, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.

Kehadiran UMPR di KSTI 2025 diwakili oleh Wakil Rektor I, Dr Chandra Anugrah Putra MIkom, bersama tim pengembang produk BUTIKA, Dr dr Faradila dan Rahmita Sari MA. 

Tim UMPR memperkenalkan produk kepada peserta dan pengunjung pameran.