Sampit (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit mengawasi ketat kelaikan armada angkutan Lebaran Idul Fitri 2026 dengan melakukan uji petik kelaiklautan kapal
"Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh operator kapal senantiasa mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran serta meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, humanis, nyaman, selamat, tertib, dan lancar,” kata Kepala KSOP Kelas III Sampit, Hotman Siagian di Sampit, Rabu.
Uji petik kelaiklautan kapal dan pemeriksaan kesiapan sarana angkutan laut dalam rangka Angkutan Lebaran 2026 dilaksanakan Senin (2/2) lalu di Pelabuhan Sampit.
Hotman memimpin langsung kegiatan ini. Turut hadir Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Capt.Indra Novel Sinaga, Pelaksana Tugas Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal Herianto, serta Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (PPKK) atau Marine Inspector KSOP Kelas III Sampit.
Uji petik dilaksanakan pada Kapal KM Dharma Rucitra VI milik PT Dharma Lautan Utama yang sedang sandar di Pelabuhan Sampit. Kapal ini salah satu armada yang digunakan untuk melayani angkutan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026.
Uji petik dan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh yang meliputi verifikasi dokumen kelaiklautan kapal, pemeriksaan kondisi fisik kapal, alat keselamatan jiwa, alat navigasi, perlengkapan darurat, serta penerapan standar manajemen keselamatan pelayaran, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca juga: BPKSDM Kotim belum terima arahan terkait penerimaan CASN
Uji petik dinilai tepat dilakukan saat ini karena biasanya lonjakan penumpang di Pelabuhan Sampit juga terjadi menjelang Ramadhan karena banyak warga yang mudik lebih awal.
Hotman mengatakan, uji petik ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 1 Tahun 2026 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Lebaran 2026.
"Kegiatan uji petik ini merupakan langkah preventif yang strategis untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran tetap terjaga, khususnya dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa angkutan Lebaran," ujar Hotman.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen KSOP Kelas III Sampit dalam meningkatkan pelayanan publik, memberikan perlindungan dengan maksimal kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, serta memastikan kapal-kapal yang akan beroperasi berada dalam kondisi laik laut dan siap beroperasi.
"Pemeriksaan teknis untuk memastikan seluruh kapal berada dalam kondisi laik laut dan siap melayani penumpang dalam rangka Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026. Kegiatan uji petik berjalan dengan baik, humanis dan lancar," demikian Hotman Siagian.
Baca juga: Dinkes Kotim pastikan kesiapan medis hadapi ancaman Virus Nipah
Baca juga: ASN Kotim diimbau beli beras Bulog untuk jaga stabilitas harga
Baca juga: BNPB sebut IKD Kotim tertinggi di Kalteng