Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah M Yamin didampingi Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, meninjau langsung lokasi kesiapan pelaksanaan Pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) serta simulasi penanganan bencana, di Lapangan Bartim Expo Tamiang Layang, Kamis.

"Kami ingin memastikan sudah sejauh mana kesiapan sarana dan prasarana, logistik hingga formasi pasukan saat pengukuhan TRC," kata Yamin disela-sela peninjauan.

Menurut dirinya, pengukuhan TRC bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat sistem respons cepat di daerah. Untuk itu, semua unsur harus benar-benar siap, baik personel, peralatan maupun mekanisme koordinasinya.

"Jadi sangat penting kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor, agar pelaksanaan pengukuhan TRC berjalan lancar, tertib, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana," tandas Yamin.

Pembentukan TRC Bartim berdasarkan surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 360/1809/BAK Tahun 2022, tentang pembentukan TRC di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Adapun TRC akan melibatkan unsur Forkopimda, perangkat daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, relawan, serta kelompok masyarakat lainnya, sebagai bagian dari upaya terpadu memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan bencana di daerah.

Baca juga: Pemkab Bartim segera kukuhkan TRC dan simulasikan penanganan bencana

Usai melakukan peninjauan terhadap kesiapan pengukuhan TRC, Bupati dan Wabup Bartim beserta para kepala satuan organisasi perangkat daerah (OPD), menyempatkan makan siang bersama di Lapangan Bartim Expo Tamiang Layang. Di mana menu sederhana disajikan BPBD dan Damkar Bartim berupa sayur lodeh nangka, ikan baung kering, ikan kering patung, serta ikan kering biawan.

Semua menu yang disiapkan tersebut pun dinikmati dengan lahap oleh Bupati dan Wabup Bartim di bawah tenda BNPB beralaskan terpal tanpa rasa canggung. Bupati dan Wabup pun tampak bercengkerama ringan dengan para ASN yang hadir, diselingi canda dan tawa yang mencairkan suasana.

Sikap sederhana itu mencerminkan kedekatan pimpinan daerah dengan jajaran dan masyarakat, serta kebiasaan mereka berbaur dalam berbagai kegiatan lapangan.

Baca juga: ASN Diskominfops Bartim didampingi KP2KP Tamiang laporkan SPT tahunan 2025

Baca juga: Optimalkan aspirasi warga, Bupati ingatkan sinergi kecamatan dan desa

Baca juga: Pemkab Bartim himpun 138 usulan pembangunan dari tujuh desa