Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah harus bekerja bersama sebagai satu tim yang kuat, baik dirinya, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, para asisten hingga kepala OPD harus bergerak aktif dan tidak boleh berpangku tangan.
“Tidak ada yang hanya menonton. Kita semua memiliki peran masing-masing. Kita ini satu tim. Kalau timnya kuat, maka hasilnya juga kuat. Kita harus menjadi super tim yang hebat dan tangguh,” kata Shalahuddin ketika memimpin apel gabungan di lingkungan pemerintah darah setempat di halaman Kantor Bupati, Muara Teweh, Rabu.
Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan tidak ringan. Dengan kapasitas anggaran daerah yang besar, perhatian publik terhadap Kabupaten Barito Utara juga semakin tinggi.
Ia mengaku telah beberapa kali bertemu dengan pimpinan tingkat provinsi, termasuk Gubernur Kalimantan Tengah, yang mengingatkan agar berhati-hati dalam pengelolaan anggaran.
“Dengan anggaran besar, perhatian publik juga besar. Jangan sampai anggaran yang besar ini tidak mampu menjawab persoalan yang ada. Justru dengan anggaran besar, kita harus menunjukkan kinerja yang besar pula,” ujarnya.
Terkait opini laporan keuangan pemerintah daerah, Bupati menegaskan pentingnya evaluasi jujur dan perbaikan tata kelola. Ia mengingatkan adanya beberapa kategori opini, seperti WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), WDP (Wajar Dengan Pengecualian), Tidak Wajar, dan Disclaimer, yang menjadi tolok ukur kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Baca juga: Bupati Shalahuddin tekankan kualitas pelebaran jalan Kota Muara Teweh
Selain itu, ia juga menyoroti nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) atau indeks pencegahan korupsi daerah yang masih berada pada kisaran 71–72. Angka tersebut dinilai masih di bawah rata-rata provinsi yang berada di atas 80 dan target nasional di atas 90.
“Ini menjadi alarm bagi kita semua. Dengan indeks yang masih rendah, pengawasan terhadap daerah tentu akan semakin ketat. Saya tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.
Karena itu, Shalahuddin mengajak seluruh jajaran memperkuat sistem, integritas, pengawasan internal, serta membangun budaya kerja yang bersih dan transparan. Ia menyampaikan cita-citanya untuk menjadikan ASN Barito Utara sebagai ASN terbaik di Indonesia melalui pembentukan tim yang solid, profesional, dan berintegritas.
Baca juga: Apel gabungan, Bupati Barut soroti disiplin ASN dan rendahnya serapan anggaran
Bupati turut menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan kepada seluruh umat Muslim. Ia mengajak masyarakat untuk menyemarakkan masjid dan musala serta menghidupkan kegiatan ibadah selama bulan suci. Bahkan, rumah jabatan Bupati dibuka untuk pelaksanaan salat berjamaah dari Magrib hingga Subuh selama Ramadan.
Bupati juga mengajak seluruh peserta apel untuk mendoakan agar senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Apel gabungan tersebut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Baca juga: Pemkab Barut terbitkan SE penyesuaian jam kerja ASN selama Ramadhan
Baca juga: Bupati Barut tegaskan evaluasi 100 hari kerja momentum percepatan pembangunan
Baca juga: Bupati Barut tekankan penyelesaian 12 program prioritas melalui Dinas PUPR