Sampit (ANTARA) - Ribuan warga Muhammadiyah di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 pada Jumat pagi dengan penuh khusyuk.

"Mari kita terus istiqamah dalam meningkatkan amal ibadah. Jangan sampai setelah Ramadhan, kita kembali lalai dan kalah oleh kesibukan dunia, termasuk penggunaan gawai dan media sosial,” kata ustaz HM Fatchurrahman yang menjadi khatib shalat Idul Fitri di Masjid Al Muhajirin, Jumat.

Shalat Idul Fitri di pusat Kota Sampit hari ini di antaranya dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin Kompleks Perguruan Muhammadiyah di Jalan Achmad Yani dan lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Sampit (Umsa) di Jalan Kihajar Dewantara.

Pelaksanaan shalat Idul Fitri di Masjid Al Muhajirin dipadati jamaah yang datang dari berbagai wilayah. Saking banyaknya jamaah, sebagian harus rela shalat di trotoar jalan lantaran halaman masjid sudah penuh jamaah lainnya.

Wakil Bupati Irawati beserta keluarga juga terlihat mengikuti shalat Idul Fitri yang dilaksanakan di halaman Masjid Al Muhajirin tersebut.

Shalat Idul Fitri di masjid ini dipimpin Asmadi Apil sebagai imam, sementara khatib yaitu HM Fatchurrahman. Dalam khutbahnya, khatib mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadhan setelah Bulan Suci berakhir.

Baca juga: Pergerakan penumpang arus mudik di Bandara Haji Asan Sampit meningkat 18,5 persen

Dia mengajak jamaah agar terus menjalankan kebiasaan baik selama Ramadhan seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, tantangan sesungguhnya bagi umat Islam justru dimulai setelah Ramadhan, yakni menjaga konsistensi dalam beribadah dan menjauhi hal-hal yang dilarang.

“Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan, tapi momentum untuk meningkatkan kualitas iman yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Pemandangan serupa terlihat dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri di lingkungan Umsa Sampit yang juga berlangsung lancar dan khusyuk. Rektor Umsa Sampit, Ramadansyah juga terlihat hadir mengikuti shalat Idul Fitri bersama jamaah lainnya.

Sementara itu, sebagian umat Islam lainnya di daerah ini akan melaksanakan shalat Idul Fitri pada Sabtu (21/3), sesuai penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah yang telah diumumkan pemerintah berdasarkan hasil sidang isbat.

Jajaran pemerintah daerah dijadwalkan mengikuti shalat Idul Fitri di Masjid Raya Wahyu Al Hadi di Jalan Jenderal Sudirman Sampit. Persiapan pun sudah dilakukan agar kegiatan berjalan lancar.

Baca juga: 6.678 penumpang bertolak dari Pelabuhan Sampit selama arus mudik Lebaran

Baca juga: BMKG Kotim prakiraan malam takbiran diguyur hujan

Baca juga: Dishub Kotim sayangkan keindahan Terowongan Nur Mentaya diusik tangan usil