Sampit (ANTARA) - Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) FLS3N dan O2SN SMA/SMK/MA sederajat tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2026 diharapkan menghasilkan juara terbaik yang nantinya tidak hanya berprestasi di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga di tingkat nasional.

"Semoga kegiatan hari ini berjalan lancar selama tiga hari ke depan dan menghasilkan pemenang terbaik sesuai kategori yang dilombakan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Yolanda Lonita Fenisia di Sampit, Senin. 

Harapan itu disampaikannya saat membuka FLS3N dan O2SN tingkat Kotawaringin Timur di SMAN 3 Sampit. Untuk pelaksanaan lomba, FLS3N dipusatkan di SMAN 3 Sampit, sedangkan O2SN dipusatkan di SMAN 2 Sampit.

Yolanda mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah penting untuk menggali dan mengembangkan potensi peserta didik di bidang seni dan olahraga. Ajang ini tidak hanya mencari yang terbaik, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang kreatif, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Dia berpesan kepada seluruh peserta untuk tampil dengan percaya diri, memberikan kemampuan terbaik, serta menjaga sikap dan semangat kebersamaan. Jadikan pengalaman ini sebagai bagian dari proses belajar dan pengembangan diri.

Secara khusus dia meminta panitia dan dewan juri untuk melaksanakan kegiatan ini secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab. Tujuannya agar yang menjadi juara adalah peserta yang memang terbaik sehingga nantinya mampu berprestasi di tingkat provinsi, bahkan nasional.

"Junjung tinggi sportivitas dan tetap berjuang. Harus selalu semangat," demikian Yolanda.

Baca juga: Dua desa di Kotim sukses jadi percontohan integrasi layanan primer

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah diwakili Pengawas Pembina SMA/MA di Kotawaringin Timur, Febri Sugianto, mengatakan tahun ini merupakan tahun kedua FLS3N dan O2SN untuk SMA/MA dan SMK digabung. Penyelenggaraannya dibiayai hasil iuran MKKS dan diharapkan terlaksana dengan baik berkelanjutan.

"Ini tentu kita apresiasi luar biasa karena bisa solid dan bareng melaksanakan sehingga bisa kumpul dan kompak MKKS," ujar Febri. 

Terkait hasil lomba, kata dia, sesuai petunjuk teknis nasional maka juara masing-masing cabang FLS3N dan O2SN akan mewakili Kotawaringin Timur ke tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada Juni 2026 di Palangka Raya. Jika kembali menjadi juara, maka akan mewakili Kalimantan Tengah ke tingkat nasional pada September 2026.

Menurutnya, Kotawaringin Timur merupakan barometer pendidikan di Kalimantan Tengah, termasuk dalam bidang non akademik seperti seni maupun olahraga. Terbukti pada tahun-tahun sebelumnya, Kotawaringin Timur banyak yang berprestasi dan mewakili Kalteng ke tingkat nasional.

"Kita tentu berharap kegiatan ini menghasilkan juara terbaik dan nanti mampu berprestasi di tingkat provinsi sehingga mewakili Kalimantan Tengah ke tingkat nasional," harapnya.

Febri menyebut, untuk O2SN, cabang olahraga unggulan prestasi Kalimantan Tengah adalah bulu tangkis, renang, atletik dan pencak silat. Tahun ini ada cabang olahraga baru yaitu panjat tebing yang dipertandingkan karena prestasi Indonesia di tingkat internasional sering juara sehingga pembinaannya dioptimalkan sejak dini

"Tahun lalu atlet cabang olahraga bulu tangkis, atletik dan pencak sikat dari Kotawaringin Timur berhasil juara di tingkat provinsi sehingga melaju ke tingkat nasional," jelas Febri.

Baca juga: Samsat Kotim ungkap 200.000 kendaraan menunggak pajak

Sementara itu Ketua MKKS Kotawaringin Timur, Kodarahim menyebutkan, untuk prestasi Kotawaringin Timur di FLS3N di tingkat provinsi dan mewakili ke tingkat nasional pada 2025 lalu yaitu kategori gitar solo dari SMAN 2 Sampit, monolog dari SMAN 1 Mentaya Hilir Utara dan film pendek dari MAN Sampit.

"Mudah-mudahan Kotawaringin Timur bisa kembali berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional. Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama," ujarnya.

Ketua Panitia FLS3N Kotawaringin Timur 2026, Candra Junawanti mengatakan, seni bukan sekadar hobi, melainkan instrumen penting dalam memperhalus budi pekerti dan membangun karakter bangsa. 

FLS3N tahun ini mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. FLS3N merupakan wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat, minat, serta kreativitas di bidang seni. 

Kegiatan FLS3N ini diikuti oleh 18 SMA/MA dan 12 SMK di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Peserta terdiri dari cabang baca puisi 29 orang, cipta lagu 6 orang, cipta puisi 24 orang, desain poster 20 orang, film pendek 20 tim, fotografi 20 orang, gitar solo 12 orang, jurnalistik 17 orang, komik digital 20 orang, kreativitas musik tradisional 7 tim, kriya 20 orang, menulis cerita pendek 25 orang, solo vocal putra 15 orang, solo vocal putri 32 orang, monolog 24 orang dan tari kreasi 19 tim.

Sementara itu untuk O2SN, cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu panjat tebing, bulu tangkis, atletik, pencak silat dan renang.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun karakter, memperkuat rasa percaya diri, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa," demikian Candra Junawanti.

Baca juga: Bupati Kotim tekankan pentingnya pelestarian budaya

Baca juga: Disbudpar Kotim apresiasi peran generasi muda dalam pelestarian budaya

Baca juga: Pemkab Kotim edukasi penyedia usaha lokal cara bertransaksi daring di Mbizmarket