Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong pemanfaatan program kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan ekonomi berbasis digital.
"Salah satunya kami lakukan melalui pelatihan pemasaran digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-Kota Palangka Raya," kata Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah di Palangka Raya, Selasa.
Dia mengatakan, pemanfaatan AI menjadi kebutuhan penting di era digital saat ini. Teknologi tersebut membantu masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah meningkatkan efektivitas promosi, pelayanan, serta penyebaran informasi secara cepat dan tepat sasaran.
"Dalam sektor usaha, AI memudahkan pelaku UMKM membuat promosi digital, membaca tren pasar, hingga memperluas pemasaran melalui media sosial. Pemanfaatan teknologi ini dinilai mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan ekonomi digital," katanya.
Baca juga: Kemenkum minta industri musik daerah daftarkan karya sebagai HKI
AI juga berperan dalam mendukung penyebaran informasi publik yang lebih kreatif dan menarik. Karena itu, peningkatan literasi digital dan kemampuan memanfaatkan AI menjadi langkah penting agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Namun, penggunaan AI perlu dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab agar tidak disalahgunakan. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memperkuat edukasi digital sehingga AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi masyarakat," kata Saipullah.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Hendra Surya menambahkan bahwa perkembangan teknologi saat ini menuntut masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi digital, termasuk pemanfaatan AI dalam strategi pemasaran dan komunikasi informasi.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong anggota KIM agar mampu memanfaatkan teknologi AI secara positif dan produktif, terutama dalam mendukung pemasaran digital serta penyebaran informasi yang kreatif dan menarik,” ujarnya.
Hendra menegaskan bahwa KIM memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam memberikan edukasi digital kepada masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan kemampuan di bidang teknologi informasi menjadi langkah strategis agar KIM semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ia menambahkan, penggunaan AI saat ini telah menjadi bagian penting dalam berbagai sektor, termasuk promosi usaha mikro, pengembangan konten digital, hingga pelayanan informasi publik. Karena itu, keterampilan tersebut dinilai sangat penting untuk dimiliki anggota KIM.
Hendra Surya berharap seluruh KIM dapat terus aktif, berkembang, modern, dan mampu mendukung pengembangan ekonomi digital masyarakat di Kota Palangka Raya.
“Kami berharap anggota KIM tidak hanya menjadi penyebar informasi, tetapi juga menjadi pelaku digital yang kreatif, inovatif, dan mampu membantu masyarakat dengan memanfaatkan teknologi secara bijak,” katanya.
Baca juga: Tak hanya pembalap, penonton balap liar diancam dipenjara 1 tahun!
Baca juga: Karya mahasiswa FK UMPR raih kategori poster terinformatif Ajang Nasional PALIAFEST 2026
Baca juga: DPRD Palangka Raya soroti peran strategis posyandu layani kesehatan masyarakat