Logo Header Antaranews Kalteng

Harga TBS Sawit Barito Naik

Jumat, 1 Maret 2013 13:28 WIB
Image Print
Ilustrasi,(www.antaranews.com) (istimewa)
Jadi naiknya harga TBS itu juga dipengaruhi membaiknya harga CPO dalam negeri,"

Muara Teweh, 1/3 (ANTARA) - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit PT Antang Ganda Utama PIR Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara untuk Maret 2013, kembali mengalami kenaikan dari Rp1.050 per kilogram menjadi Rp1.069/Kg.

"Naiknya harga TBS itu membuat petani kelapa sawit kembali bergairah karena dalam lima bulan terakhir terus anjlok," kata seorang petani kelapa sawit, Taufik, di Muara Teweh, Jumat.

Kebun kelapa sawit PT AGU itu diusahakan oleh petani plasma di lokasi satuan permukiman (SP) 1, SP 2, SP 3, dan SP 4 dengan luas 4.254 hektare, Kebun itu dikerjakan sekitar 1.800 kepala keluarga (KK), sedangkan luas kebun inti 16.297 hektare dengan produksi TBS 15.000 ton per bulan.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Barito Utara, Iwan Rusdani mengakui harga TBS pada Maret 2013 kembali membaik yang merupakan ketetapan periode 1-31 Maret 2013 yakni Rp1.069 per kilogram atau naik Rp19 dari Februari 2013 sekitar Rp1.050 per kg.

Ketetapan harga TBS itu merupakan hasil rapat pihak perusahaan dan anggota koperasi dan petani plasma yang difasilitasi pemerintah daerah.

Indeks pada Maret 2013 yang merupakan pembagian hasil penjualan TBS setiap kilogram, yang diterima perusahaan untuk biaya pengolahan dan pemasaran CPO (minyak sawit mentah) serta biaya penyusutan pabrik ditetapkan 80,48 persen, naik dibanding periode sebelumnya 80 persen.

Namun, harga jual inti sawit (PKO) turun sebelumnya Rp2.363, kini Rp2.045/kg, sedangkan harga penjualan minyak sawit mentah di pasar dalam negeri naik dari Rp5.682 menjadi Rp5.829/kg.

"Jadi naiknya harga TBS itu juga dipengaruhi membaiknya harga CPO dalam negeri," katanya.

PT AGU merupakan perusahaan kelapa sawit tertua di Kalteng yang tergabung dalam Grup Matahari Kahuripan Indonesia (Makin). PT AGU merupakan anak perusahaan rokok Gudang Garam Kediri, Jawa Timur.

Perusahaan itu memiliki areal seluas 18.087 hektare dengan produksi CPO sekitar 3.200 ton per bulan.


(T.K009/B/B008/B008) 01-03-2013 13:28:45



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026