
Kelapa Muda "Laris" Di Palangka Raya

Permintaan kelapa muda meningkat drastis selama Ramadhan 1434 Hijriyah, sehingga harganya naik signifikan,"
Palangka Raya, 20/7 (Antara) - Kelapa muda yang dijual pedagang di Palangka Raya, Kalimantan Tengah "laris" meski harganya bervariasi Rp5.000/buah dan bahkan ada yang menjual Rp6.000/buah.
Seorang penjual kelapa muda, Yusrina di Palangka Raya, Jumat mengatakan walaupun harganya sedikit mahal, namun masyarakat muslim biasanya membeli kelapa muda menjelang buka puasa.
"Permintaan kelapa muda meningkat drastis selama Ramadhan 1434 Hijriyah, sehingga harganya naik signifikan," kata Yusrina, yang mangkal di kawasan Jalan Diponegoro Palangka Raya tersebut.
Kelapa muda dijual pedangan di "Kota Cantik" Palangka Raya itu bervariasi, mulai dari Rp5.000 sampai Rp6.000/buah. Kalau hari-hari biasa sebelum Ramadhan seharga Rp3.500/buah, kata dia.
Sejumlah pedagang kelapa muda mengaku pendapatannya meningkat dibanding sebelumnya Ramadhan. Ini diprediksikan akan terjadi selama sampai berakhirnya Ramadhan.
Dia mengatakan, kelapa muda menjadi salah satu komoditas yang dicari masyarakat untuk bahan berbuka puasa sehingga harganya naik, dan boleh dikatakan menjadi salah satu minuman terfavorit.
"Kelapa muda bisa terjual sekitar 150-200 buah/hari dengan harga Rp5.000/buah, tapi dibeli tiga buah kami dijual Rp10.000," katanya seraya menambahkan, harga beli dari pedagang kolektor Rp3.000-p3.500/buah.
Seorang konsumen, Hikmatul mengatakan, meskipun harga kelapa muda mengalami kenaikan, namun tetap dibeli karena menjadi salah satu hidangan terfavorit keluarga saat berbuka puasa.
"Kebiasaan keluarga kami, menjelang berbuka puasa dihidang minuman air kelapa muda. Air kelapa dapat menyegarkan dan memulihkan stamina setelah berpuasa dari pagi hingga sore hari," katanya.
Dia mengatakan, bukan hanya buah kelapa muda yang harganya naik, tapi harga aneka menu berbuka lainnya. Kenaikan harga bahan berbuka puasa rata-rata Rp1.000-Rp2.000.
Kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, termasuk bahan berbuka puasa tersebut dipicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diberlakukan pada Juni 2013.
(T.KR-RON/C/S019/S019)
Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
