Logo Header Antaranews Kalteng

Perempuan Kotim Antusias Belajar Tata Rias Pengantin

Selasa, 24 Juni 2014 17:58 WIB
Image Print
Ilustrasi, Seorang peserta menyelesaikan riasan pengantin kategori muslim modifikasi, saat mengikuti lomba tata rias pengantin, di Pagelaran Kraton, Yogyakarta, Kamis (6/8). ( FOTO ANTARA/ Wahyu Putro) Istimewa

Sampit (Antara Kalteng) - Perempuan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, antusias belajar tata rias pengantin sebagai bekal keterampilan untuk membuka usaha di bidang kecantikan.

"Kami tidak mengira sambutan masyarakat sangat luar biasa. Selain dari Kotim, peserta juga ada yang berasal dari daerah lain yaitu dari Kabupaten Gunung Mas, Katingan, Seruyan dan Kotawaringin Barat. Untuk Kotim sendiri, sebagian peserta berasal dari sejumlah kecamatan di luar kota," kata Ketua Karang Taruna Kotim, Abdul Hafid di Sampit, Selasa.

Karang Taruna Kotim menggelar seminar dan lomba tata rias pengantin yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Sampit. Peserta kegiatan ini tercatat sebanyak 76 orang.

Kegiatan bertema "M Deddy Beauty Inspiration" ini menghadirkan ahli tata rias asal Jakarta, yaitu Muhammad Deddy, yang pernah menorehkan prestasi bidang tata rias hingga ke tingkat internasional serta menulis sejumlah buku tentang tata rias.

Peserta tampak bersemangat mendengarkan paparan dari narasumber. Dentuman musik disko yang disuguhkan, membuat acara tersebut makin meriah.

Sejumlah poin yang dikupas yaitu make up pengantin corektif, pengetahuan tentang sanggul modifikasi tanpa sasak, jilbab modifikasi moderen serta teknik memangkas rambut yang baik dan benar.

Peserta juga mendengar penjelasan-penjelasan inspiratif yang dapat membangun dan meningkatkan rasa percaya diri dalam membangun karier di bidang kecantikan, khususnya rias pengantin. Ilmu yang didapat bisa untuk pengetahuan sendiri maupun digunakan membuka usaha tata rias.

Menariknya, selain langsung ikut mempraktikkan cara merias pengantin, peserta juga mengikuti lomba yang penilaiannya langsung dilakukan oleh Muhammad Deddy untuk memperebutkan piala Bupati Kotim.

"Kami ingin memotivasi masyarakat Kotim bahwa menjadi penata rias adalah peluang usaha yang menjanjikan. Dengan bekal keterampilan itu, masyarakat kita bisa membuka atau mengembangkan usaha di bidang tata rias pengantin," kata Hafid yang pernah menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kotim.


(T.KR-NJI/B/F003/F003)



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026