Logo Header Antaranews Kalteng

Wamenhub Ancam Tindak Tegas Kapal Lebihi Kapasitas

Kamis, 3 Juli 2014 14:55 WIB
Image Print
Wamenhub, Bambang Susantono (kanan) didampingi sejumlah instansi terkait meninjau kondisi pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Rabu (31/7) (FOTO ANTARA Kalteng/Untung Setiawan)
Kapal angkutan penumpang maupun kapal penyebrangan yang bermuatan melebihi kapasitas akan dilarang berlayar, sebab hal itu membahayakan keselamatan penumpang,"

Sampit (Antara Kalteng) - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Bambang Susantono mengancam akan menindak tegas terhadap kapal yang terbukti melakukan pelanggaran dengan mengangkut penumpang melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

"Kapal angkutan penumpang maupun kapal penyebrangan yang bermuatan melebihi kapasitas akan dilarang berlayar, sebab hal itu membahayakan keselamatan penumpang," katanya, di Sampit, Kamis.

Selain dilarang berlayar kapal yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan tingkat kesalahannya.

Kemenhub tentunya tidak akan serta merta melakukan pencabutan izin, akan diberikan peringatan, kemudian peninjauan tingkat pelanggaran.

Jika nantinya diberikan peringatan tetap membandel dan melakukan pelanggaran berulang, maka akan dilakukan peninjauan mulai dari perizinan yang dimiliki hingga pada pencabutan izin.

Larangan mengangkut melebihi kapasitas tersebut sebetulnya tidak hanya berlaku pada armada angkutan laut, tapi juga berlaku pada armada angkutan darat maupun udara.

Kementerian perhubungan akan memperketat pengawasan agar tidak terjadi kelebihan muatan di semua armada angkutan, sebab hal itu akan membahayakan keselamatan penumpang.

Kelebihan muatan sangat rawan terjadi, terutama pada saat meningkatnya jumlah penumpang yang akan melakukan mudik lebaran seperti sekarang.

"Kami akan memerintahkan semua aparat kementerian perhubungan untuk melakukan pengawasan agar tidak ada alat transportasi yang mengangkut penumpang melebihi kapasiatas," katanya.

Sementara Kepala Perusahaan Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) Cabang Sampit, Andi Baharudin mengatakan lonjakan penumpang di pelabuhan Sampit diperkirakan akan terjadi H-7 lebaran.

"Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut kami dari PT Pelni Cabang Sampit telah menyiapkan 11 keberangkatan kapal dengan tujuan pelabuhan Semarang dan pelabuhan Surabaya," ucapnya.

Selain menyiapkan 11 keberangkatan kapal, PT Pelni Cabang Sampit juga telah menyiapkan sedikitnya 50.000 lembar tiket mudik.

(T.KR-UTG/B/B008/B008)



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026