Logo Header Antaranews Kalteng

Siswa Diminta Utamakan Kejujuran Dalam Pelaksanaan UN

Selasa, 5 Mei 2015 14:09 WIB
Image Print
Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Hj Mukarramah (FOTO ANTARA Kalteng/Ronny NT)
... Saya minta anak-anak kita jujur, terlebih UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan,"

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Anggota Komisi C, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Palangka Raya, Mukarramah meminta siswa tidak menyontek dan mengutamakan kejujuran dalam mengikuti ujian nasional.

"Saya berharap anak-anak yang sedang mengikuti UN tidak percaya dengan kunci jawaban yang saat ini isunya beredar di internet. Saya minta anak-anak kita jujur, terlebih UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan," katanya di Palangka Raya, Selasa.

Ia juga meminta siswa percaya dengan kemampuan diri sendiri dan tidak mengandalkan bocoran jawaban dalam mengerjakan setiap soal ujian.

"Anak-anak ayo percaya diri karena jika menggunakan bocoran jawaban belum tentu juga nilainya bisa tidak sesuai harapan, jangan tertipu oleh jawaban-jawaban yang sebenarnya tidak bisa dipertanggung jawabkan," katanya.

Mukarramah juga meminta peserta ujian tidak menyontek saat mengikuti ujian, karena tindakan tersebut merupakan salah satu bentuk kecurangan dan jawaban peserta yang ditiru pun belum tentu benar.

"Salah satu yang ditekankan pada UN kali ini adalah kejujuran dalam UN, orang yang kalian contek belum tentu hasilnya bagus. Jika tetap menyontek, jangan sampai menyesal di kemudian hari hanya karena tidak percaya diri dengan jawaban sendiri," katanya.

Dari data yang diberikan sebelumnya dari Kepala Bidang Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan "Kota Cantik" Palangka Raya, Mimi Noryani, tercatat 4.370 siswa mengikuti UN tingkat SMP.

"UN SMP/sederajat tahun ini dilaksanakan di 45 sekolah dan 13 madrasah. Peserta UN yang berlangsung pada 4-7 Mei 2015 ini terdiri atas 3.139 siswa SMP dan 1.231 siswa MTs," katanya.

Sementara itu sebanyak lima siswa Sekolah Menengah Pertama-Luar Biasa Negeri I Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengikuti pelaksanaan ujian nasional.

Kelima peserta didik SMP-LB yang mengikuti UN kali ini, empat siswa mengalami tunarungu sedangkan yang satu orang tunanetra.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026