Logo Header Antaranews Kalteng

Calon Direksi Perusda Paparkan Program Kerja

Jumat, 19 Juni 2015 09:15 WIB
Image Print
Calon Direksi Perusahaan Daerah Isen Mulang saat memaparkan program kerja apabila terpilih dengan Komisi B DRPD Kota Palangka Raya (FOTO ANTARA Kalteng/Rachmat Hidayat)
...Kalau PDIM tidak mampu membangun sendiri, diperbolehkan untuk menggandeng investor atau pihak ketiga,"

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Calon Direksi Perusahaan Daerah Isen Mulang Kota Palangka Raya sebanyak empat orang memaparkan beberapa program kerja bila mereka terpilih dalam rangka mencari dan menghasilkan pendapatan asli daerah.

Ketua DPRD Sigit K Yunianto, di Palangka Raya, Kamis, mengatakan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2010 tentang Perusahaan Daerah pasal 16 dikatakan direksi diangkat oleh Wali Kota atas usul Badan Pengawas dan untuk pertama kali diangkat langsung oleh Walikota dengan persetujuan DPRD Kota Palangka Raya.

"Karena harus mendapat persetujuan dewan, maka saya dan Komisi B ingin mendengar apa yang menjadi program kerja mereka. Hal itu untuk meyakinkan kami di DPRD bahwa menjadikan empat calon direksi tersebut bukan merupakan keputusan yang salah," ucapnya.

Sigit mengatakan, calon direksi Perusda tersebut meski sudah mengikuti tes yang diadakan oleh tim seleksi, DPRD juga ingin melihat dan mengukur bagaimana kredibilitas para pemimpin tersebut dalam mencari pendapatan asli daerah.

Meski saat pemaparan ada satu orang calon Direksi Perusda yang datang terlambat, hal tersebut tetap tidak menunda jalannya pemaparan program tiga orang calon lainnya.

Empat orang calon Direksi tersebut adalah Fauzan Ahmad, Doddy Irawan Pitoyo Naun, H Sa`aduddin, dan Siti Nafsiah.

Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya Nenie A. Lambung sebelumnya meminta jajaran direksi Perusahaan Daerah Isen Mulang yang terpilih, lebih aktif dan kreatif melihat peluang dunia usaha.

"Saya minta apabila nantinya terpilih, empat calon direksi PDIM milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu, mampu lebih kreatif menggali pendapatan asli daerah (PAD) melalui peluang usaha yang ada," katanya.

Politikus PDIP itu mengatakan selain aktif dan kreatif, direksi PDIM harus mampu mencari sektor usaha yang tepat, khususnya di "Kota Cantik" Palangka Raya untuk dikembangkan guna memberikan PAD pemerintah kota.

"Kami berharap PDIM aktif dan kreatif melihat peluang usaha. Selain untuk kepentingan masyarakat juga dapat membantu menghasilkan PAD. Kalau PDIM tidak mampu membangun sendiri, diperbolehkan untuk menggandeng investor atau pihak ketiga," kata Nenie.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026