Logo Header Antaranews Kalteng

Diskoperindag Palangka Raya Data Puluhan PKL

Rabu, 20 Januari 2016 18:31 WIB
Image Print
Kadiskoperindag Kota, H Sahdin Hasan. (FOTO ANTARA Kalteng/Ronny NT)
...Pendataan ini juga memastikan mereka adalah pedagang yang legal dan telah diakui pemerintah kota,"

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya mendata puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar kawasan Pasar Kahayan kota setempat.

"Ada sekitar 23 pedagang yang berjualan di lingkungan Pasar Kahayan yang sampai saat ini belum mendaftarkan diri. Makanya kita silaturahmi sekaligus meminta mereka melayangkan izin untuk berjualan di situ," kata Kadiskoperindag Kota, Sahdin Hasan di Palangka Raya, Rabu.

Sahdin mengatakan, pendataan tersebut diperlukan sebagai bahan pertimbangan ketika lokasi yang saat ini dimanfaatkan para PKL tersebut akan digunakan kembali oleh pemerintah kota.

"Jika nanti kita lakukan pengembangan pasar, mereka yang telah terdata ini bisa saja kita libatkan. Selain itu, pendataan ini juga memastikan mereka adalah pedagang yang legal dan telah diakui pemerintah kota," tamnah Sahdin.

Ke-23 pedagang tersebut diwajibkan mengajukan permohonan untuk melaksanakan aktivitas jual beli dengan menyertakan bidang usahanya secara langkap.

Saat dikonfirmasi tentang retribusi terhadap pedagang tersebut, Sahdin mengaku belum memberlakukan hal tersebut karena terkendala legalitas.

"Nanti akan kita bicarakan lagi dan jika mereka sudah terdata akan kita kenakan retribusi sesuai aturan yang ada," katanya.

Sementara itu, Johansyah salah satu pedagang mengaku senang dengan adanya pertemuan ini karena selama ini pihaknya mengalami kesulitan untuk mendaftarkan aktivitasnya kepada pemerintah.

"Selama ini kami tidak tahu bagaimana melapor dan bagaimana caranya. Untuk itu kami akan segera mendaftarkan kegiatan kami dan jika sewaktu-waktu lahan yang kami tempati akan dimanfaatkan oleh pemerintah kota kami siap bekerjasama," katanya.



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026