
Pasokan Listrik Ke Rumah Sakit Sampit Putus

Sampit (Antara Kalteng) - Pasokan listrik ke rumah sakit umum daerah dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah putus akibat disambar petir, kata seorang pejabat di rumah sakit tersebut.
"Pasokan listrik ke rumah sakit terputus sudah enam hari terakhir. Untuk memenuhi kebutuhan listrik kita menyewa generator (Genset) milik perusahaan swasta dengan kapasitas sebesar 500 KPA," kata Direktur rumah sakit umum daerah (RSUD) Sampit, Denni Muda Perdana di Sampit, Rabu.
Denni mengatakan, sewa genset tersebut sepenuhnya dibiayai oleh manajemen rumah sakit tersebut dengan seharga Rp3 juta/hari.
Akibat terputusnya jaringan listrik tersebut pihak rumah sakit Sampit harus berhemat daya, sebab jika tidak mesin akan mati. Dengan hemat listrik tersebut diharapkan dapat mencukupi kebutuhan listrik di rumah sakit, selama pasokan belum normal.
"Konsekuensinya AC di beberapa ruangan harus dimatikan. Begitu juga dengan lampu penerangan di beberapa titik terpaksa tidak dinyalakan," katanya.
Denni mengatakan, belum diketahui sampai kapan jaringan listrik di rumah sakit Sampit tersambung karena hingga saat ini masih dalam tahap perbaikan yang dilakukan pihak PLN daerah itu.
Ia berharap jaringan listrik yang terputus akibat disambar petir tersebut bisa segera tersambung, sebab kondisi itu sangat mengganggu kenyamanan dan pelayanan pasien di rumah sakit.
"Kondisi ini jelas sangat mengganggu pelayanan, sebab peralatan di rumah sakit sebagian besar menggunakan listrik, terutama pada peralatan di ruang operasi," katanya.
Meski jaringan listrik terputus dalam beberapa hari terakhir, namun pihak manajemen rumah sakit Sampit tetap berupaya memberikan pelayan semaksimal mungkin kepada masyarakat.
"Kita tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien, sebab hal itu menyangkut kesembuhan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit ini," ucapnya.
Pewarta : Untung Setiawan
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
