Logo Header Antaranews Kalteng

PT Globalindo Alam Perkasa Gencarkan Program "Masyarakat Bebas Api"

Jumat, 18 Maret 2016 10:34 WIB
Image Print
Jajaran manajemen PT Globalindo Alam Perkasa bersama pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat, bertekad bersama-sama mencegah kebakatan lahan dan hutan di Kotawaringin Timur. Tampak foto bersama usai sosialisasi dengan slogan "Masyarakat Bebas Ap
Kami sangat berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan perusahaan dan pemerintah untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan dan hutan

Sampit (Antara Kalteng) - PT Globalindo Alam Perkasa gencar menjalankan program "Masyarakat Bebas Api". Program ini merupakan upaya nyata pihak perusahaan mengajak masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan dan hutan.

"Perusahaan kami tidak main-main dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan tragedi kabut asap pekat yang menyesakkan hingga merugikan semua pihak. Belajar dari pengalaman sebelumnya dan menganalisa penyebab-penyebab kebakaran, kami menyadari bahwa tidak akan maksimal jika hanya perusahaan yang peduli terhadap lingkungan perusahaan, tetapi juga harus didukung dan disadari oleh masyarakat desa untuk bersama-sama mencegah dan menjaga lingkungan, kata General Manager PT Globalindo Alam Perkasa, Darman di Sampit, Jumat.

PT Globalindo Alam Perkasa sangat serius membantu pemerintah daerah mencegah kebakaran lahan dan kabut asap. Sosialisasi ini hanya salah satu dari berbagai upaya yang dilakukan selama ini.

Sebelumnya, perusahaan perkebunan kelapa sawit ini juga memberikan berbagai bantuan, seperti peralatan pemadam kebakaran dan keselamatan bagi petugas kebakaran, serta pengobatan gratis bagi masyarakat saat terjadi kebakaran lahan dan kabut asap tahun lalu.

Untuk sosialisasi program "Masyarakat Bebas Api", PT Globalindo Alam Perkasa bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, TNI dan Polri, Badan Lingkungan Hidup Kotim, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kotim, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Daerah, khususnya Manggala Agni, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, damang dan tokoh masyarakat.

Sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan dilaksanakan di beberapa desa antara lain Desa Camba, Kandan, Palangan, Simpur dan Soren di Kecamatan Kota Besi, serta Desa Natai Baru dan Bagendang Tengah di Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

Sosialisasi diselenggarakan dengan cara keliling desa mulai Februari 2016. Darman menjelaskan, sosialisasi keliling yang diselenggarakan dalam kurun waktu satu pekan ini merupakan salah satu upaya dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.

"Kami sangat berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan perusahaan dan pemerintah untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan dan hutan. Sosialisasi ini merupakan program dari perusahaan yang akan dilakukan secara berkelanjutan," ujar Darman.

PT Globalindo Alam Perkasa juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan pelatihan pengendalian kebakaran yang ditujukan kepada masyarakat desa sekitar. Harapannya masyarakat juga menjadi terlatih dan selalu siap menanggulangi dengan cepat jika terjadi kebakaran lahan dan hutan.

Komandan Kodim 1015 Sampit, Letkol Kav Enda Mora Harahap menyambut positif inisiatif yang dilakukan PT Globalindo Alam Perkasa. Peran serta dan kepedulian seperti inilah yang diharapkan dari semua pihak agar kebakaran lahan dan kabut asap di daerah ini bisa dicegah.

"Sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan yang dilaksanakan oleh PT GAP ini sifatnya sangat baik dan positif. PT GAP juga telah memberikan bantuan alat pemadam kebakaran kepada Kecamatan Kota Besi," kata Enda.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotim, Rukmana Priyatna, menyampaikan terima kasih pemerintah daerah atas kepedulian PT Globalindo Alam Perkasa dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan hutan. Dia menyebut perusahaan ini merupakan perusahaan yang pertama kali melakukan sosialisasi imbauan larangan pembakaran lahan dan hutan.

"Ini harus kita lakukan untuk pencegahan ini. Kami sangat berterima kasih karena kegiatan ini secara langsung membantu kegiatan program BPBD Kabupaten Kotim dalam upaya pencegahan kebakaran lahan dan hutan," ucap Rukmana.



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026