Logo Header Antaranews Kalteng

Kiriman Barang Melalui Kantor Pos Pangkalan Bun Meningkat 2 Kali Lipat

Jumat, 10 Juni 2016 13:42 WIB
Image Print
Kantor Pos Cabang Pangkalan Bun mengalami peningkatan paket kiriman barang dari Pulau Jawa di awal Ramadhan ini. (Foto Alfa)

Pangkalan Bun (Antara Kalteng) - Tingginya harga kebutuhan sandang dan pangan di Kabupaten Kotawaringin Barat setiap bulan suci Ramadhan dan Lebaran, membuat sejumlah warga mulai untuk mensiasati agar kebutuhan sehari-harinya dapat terpenuhi. Salah satu di antaranya, masyarakat mendatangkan barang yang dibutuhkan dari Pulau Jawa, yang harga produknya lebih murah dari pada di Kalimantan.

Kepala Kantor Pos Cabang Pangkalan Bun, Timbul Winoto mengakui setiap bulan Ramadhan selalu terjadi peningkatan pengiriman barang berupa pakaian dan bahan pokok, tak tanggung-tanggung peningkatan mencapai 2 kali lipat setiap harinya dari Pulau Jawa. Bahkan sejumlah karyawan terpaksa lembur kerja selepas shalat Tarawih lantaran harus membongkar barang muatan yang menumpuk dan harus diantar keesokan harinya.

"Karena sifatnya insidentil, banyak kiriman yang harus kami kejar, jadi malam selepas shalat Tarawih kita kebut dengan kerja lembur," kata Timbul Winoto.

Winoto menambahkan kalau sejauh ini masih bisa terlayani walaupun waktu penyampaiannya agak mundur, jadi yang harusnya "clear" dalam 1 hari bisa molor jadi 2 hari. Selain itu juga pihaknya menggunakan mobil sewa yang siaga di desa seperti Desa Karang Mulya, yang melayani wilayah Kabupaten lamandau dan Sukamara.

Sementara jumlah pengiriman barang dari Kobar dan sekitarnya juga akan mengalami lonjakan, sama halnya dengan pemudik yang ingin pulang kampung ketika jelang Lebaran.

"Karena pemudik ingin pulang kampung dan tidak bawa banyak bawaan, maka barangnya dikirim melalui pos. Banyak warga transmigrasi asal Pulau Jawa di Kotawaringin Barat yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman," katanya.



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026