
WTS, Waria dan Gelandangan Terjaring Dalam Penertiban Malam

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menggelar penertiban warung remang-remang yang diduga menjadi tempat transaksi pria hidung belang dan wanita tuna susila (WTS) di ruas jalan Mahir Mahar dan sekitar gedung Tambun Bungai Kota Palangka Raya.
"Dalam penertiban tersebut delapan wanita tuna susila (WTS) berhasil diamankan, juga tujuh waria dan satu gelandangan," kata Kasi RSTS Dinas Sosial H Marwoto.
"Aksi penertiban yang dilaksanakan pada hari Sabtu (3/12/2016) malam, mulai sekitar pukul 19.30 WIB sampai selesai. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pembinaan sosial terhadap mereka yang di jalanan melakukan kegiatan asusial, juga mempersiapkan penertiban kota menjelang kunjungan Presiden dan Menteri yang akan datang ke Palangka Raya dalam waktu dekat," katanya.
Dia menjelaskan, kegiatan penertiban akan berlanjut pada awal 2017 dengan kegiatan patroli keliling setiap harinya di sekitar lampu merah untuk menertibkan gelandangan dan pengemis secara persuasif.
Hal tersebut berdasarkan tugas yang diberikan Walikota H Riban Satia yang mengharapkan agar tercapainya motto Kota Palangka Raya yaitu "Kota Cantik".
"Untuk 16 orang yang berhasil diamankan pada kegiatan penertiban akan kita inapkan selama tiga hari di kantor Dinas Sosial dan akan diberi pembinaan terhadap mereka, baru setelah semuanya terpenuhi mereka akan dipulangkan ke tempat asalnya masing-masing," katanya.
Dia mengatakan, Dinas Sosial Palangka Raya tidak dapat menampung terlalu lama orang-orang yang diamankan dan akan diberikan pembinaan tersebut, karena belum memiliki panti yang permanen seperti di kota-kota besar lainnya, jika sudah memiliki maka bisa dilakukan penampungan dan pembinaan selama tiga minggu.
"Selain dilakukan pembinaan terhadap mereka yang terjaring, nanti juga akan ditawarkan program kursus, agar setelah keluar dari sini mereka memiliki kemampuan dan keterampilan serta supaya tidak kembali melakukan pekerjaan seperti yang sekarang ini," demikian H Marwoto.
Pewarta : M Tedy
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
