
Gubernur Kalteng segera resmikan RS Katolik

Kami mengikuti dan menyesuaikan kesediaan waktu gubernur, diharapkan pada Maret 2018 RS sudah beroperasi
Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyatakan kesiapannya untuk hadir dan meresmikan beroperasinya Rumah Sakit Katolik Betang Pambelum di Palangka Raya.
Kesiapan Gubernur Kalteng itu disampaikan saat menerima kehadiran rombongan Uskup Agung Palangka Raya Mgr Aloysius Sutrisnaatmaka bersama Direktur RS Katolik Betang Pambelum, Natalia Ririn Furadantin dan sejumlah tokoh di rujab gubernur di Palangka Raya, Jumat.
"Kami mengikuti dan menyesuaikan kesediaan waktu gubernur, diharapkan pada Maret 2018 RS sudah beroperasi," ucap Aloysius.
Rs Katolik Betang Pambelum Palangka Raya memiliki luas 2,3 hektare di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 6,5 dengan 120 kamar untuk pelayanan kesehatan, laboratorium, dan semua fasilitas kesehatan.
Pembangunan rumah sakit sudah dilakukan sejak Desember 2005 dan umat Katolik bertanya-tanya kapan akan mulai beroperasi. "Setelah pertemuan dengan gubernur semuanya menjadi lebih pasti," kata Aloysius.
Mendengar penjelasan dan harapan Uskup Agung Palangka Raya tersebut, Gubernur Kalteng pun menyambut baik rencana itu. Menurut dia. semakin banyak rumah sakit akan semakin baik. Namun, dihimbau agar rumah sakit harus tetap membawa visi dan misi pemerintah dalam konteks kesehatan nasional.
Rumah sakit itu harus membuat masyarakat sehat, bukan malah makin banyak yang sakit. Jadi standar pelayanan sampai pada fasilitas harus dilengkapi, kata Sugianto.

Dia meminta pihak pengelola untuk mengatur design dan pelayanan yang ramah lingkungan. Apabila memungkinkan rumah Sakit Katolik Pambelum Palangka Raya ini ditanami pepohonan agar hijau dan asri.
"Jadi, pasien yang datang dari rumah dengan sakit-sakit begitu sampai di rumah sakit bisa sehat hanya dengan melihat suasana yang hijau, asri, dan indah," kata Sugianto.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Katolik Betang Pambelum Palangka Raya, Natalia Ririn Furadantin mengatakan, respon baik dari gubernur menjadi angin segar bagi rumah sakit untuk bisa beroperasional.
Dia pun berkomitmen penuh untuk terus bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam berbagai program kesehatan.
Nanti pada saat pemeriksaan akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kalteng dan perwakilan kementerian kesehatan, jadi semua akan dilakukan sesuai standar dan aturan yang berlaku, demikian Ririn.
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
