Kemenhub janjikan kemudahan perizinan program tol sungai Kotim

id Kemenhub janjikan kemudahan perizinan program tol sungai Kotim, kalteng, Sampit, kotim, kotawaringin Timur, bupati kotim, Halikinnor, fajrurrahman

Kemenhub janjikan kemudahan perizinan program tol sungai Kotim

Bupati Halikinnor dan Sekretaris Daerah Fajrurrahman (tengah) berfoto bersama di kantor Kementerian Perhubungan usai pembahasan program tol sungai dan perpanjangan landasan pacu Bandara Haji Asan Sampit di Jakarta, Rabu (3/8/2022). ANTARA/HO-Pemkab Kotim

Sampit (ANTARA) - Kementerian Perhubungan menjanjikan percepatan dan kemudahan bagi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dalam mengurus perizinan terkait program tol Sungai Mentaya. 

"Terima kasih kepada Pak Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang mendukung pembuatan alur yaitu tol sungai. Beliau kemarin bahkan menginstruksikan seluruh Dirjen dan jajarannya supaya waktu untuk pengurusan perizinan yang biasanya empat bulan, kata beliau kalau bisa dipangkas jadi dua bulan saja," kata Bupati Halikinnor di Sampit, Minggu. 

Pada Rabu (3/8) lalu Halikinnor didampingi Sekretaris Daerah Fajrurrahman, Direktur PT Alur Mentaya Sejahtera (anak perusahaan BUMD Habaring Hurung), Ahmad Zabidi, dan KSOP Sampit, mengikuti pertemuan di kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta. 

Dalam kesempatan itu Halikinnor memaparkan usulan perpanjangan run way atau landasan pacu Bandara Haji Asan Sampit dan program tol sungai yang sedang dijalankan pemerintah daerah. 

Bantuan diusulkan kepada pemerintah pusat karena kewenangan perizinannya ada di tingkat pusat. Selain itu, usulan tersebut memerlukan biaya besar sehingga diharapkan dibantu pemerintah pusat dalam APBN. 

Baca juga: Apkasi Kalteng berharap kesalahan pengadaan barang dan jasa bisa dicegah


Saat ini lalu lintas di alur Mentaya masih terbatas karena hanya bisa dilalui saat sungai sedang kondisi pasang. Jika bisa dilalui 24 jam penuh maka dampaknya diyakini sangat besar karena distribusi barang dan jasa semakin lancar.

Untuk itulah pemerintah daerah menggagas program tol sungai. Program ini utamanya adalah mengeruk alur untuk jalur baru yang bisa dilalui 24 jam penuh sehingga bisa meningkatkan perekonomian melalui sektor kepelabuhanan. 

Halikinnor mengaku sangat bersyukur karena Menteri Perhubungan mendukung program ini. Program tol sungai sejalan dengan program tol laut yang gencar dijalankan pemerintahan Presiden Joko Widodo. 

"Mudah-mudahan dalam waktu segera bisa direalisasikan karena sudah pra FS (studi kelayakan). Ini persiapan FS. Pak Menhub mendukung penuh itu. Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa dimulai," harap Halikinnor. 

Halikinnor atas nama masyarakat Kotawaringin Timur sangat berterima kasih atas bantuan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan jajarannya. Selain tol sungai, pemerintah daerah juga berharap dukungan penambahan landasan pacu Bandara Haji Asan Sampit sepanjang 200 meter juga segera direalisasikan sehingga pesawat berbadan lebar bisa mendarat di Sampit dan memacu pertumbuhan ekonomi di daerah ini. 

Baca juga: Legislator Kotim apresiasi pemkab kembali tugaskan tenaga kontrak

Baca juga: DPRD Kotim berharap KKN UPR mampu memotivasi masyarakat desa

Baca juga: Seorang nelayan ditemukan tak bernyawa di atas perahu saat melaut