
DLH Kalteng: Isu persampahan menjadi perhatian utama

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan isu persampahan menjadi salah satu perhatian utama, baik di tingkat pusat maupun daerah.
"Berbagai program strategis telah dirancang guna memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Kepala DLH Kalteng Joni Harta.
Joni menjabarkan, persoalan sampah merupakan salah satu target nasional yang telah ditetapkan Presiden RI dalam kebijakan pengelolaan lingkungan.
Baca juga: DLH Kalteng siapkan UPT Pengelolaan Limbah Medis tingkat regional
Adapun salah satu program utama yang mulai pihaknya implementasikan tahun ini adalah pengelolaan sampah medis. Program ini dirancang untuk mengatasi permasalahan limbah medis yang terus meningkat, sekaligus upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pengelolaan mandiri.
"Saat ini, limbah medis dari rumah sakit di Kalimantan Tengah masih harus dibuang ke Kalimantan Selatan, yang mengharuskan kita membayar biaya pengolahannya ke daerah tersebut," ujarnya.
Apabila ke depan bisa dikelola sendiri, maka dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi pemerintah daerah. Selain limbah medis, DLH juga terus mendorong pengelolaan sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomi.
Sampah yang selama ini dianggap sebagai limbah, sebenarnya memiliki potensi untuk didaur ulang menjadi produk yang bernilai guna.
"Kami ingin memastikan sampah tidak hanya menjadi beban lingkungan, tetapi juga bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi," ujarnya.
Baca juga: Pemprov Kalteng galakkan aksi nyata hentikan polusi plastik
Baca juga: Pemkab Kotim perkuat regulasi peduli dan budaya lingkungan hidup di sekolah
Pewarta : Adi Wibowo
Editor:
Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
