Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Pulang Pisau salurkan bantuan pangan untuk masyarakat kurang mampu

Kamis, 24 Juli 2025 07:35 WIB
Image Print
Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat penerima. ANTARA/Dita Marsena

Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Ahmad Jayadikarta telah menerima bantuan pangan dari Bulog Cabang Kapuas dengan alokasi 7.345 Penerima Bantuan Pangan (PBP) periode Juni dan Juli untuk disalurkan kepada masyarakat kurang mampu yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan.

"Semoga masyarakat yang tadinya sulit mendapatkan beras mudah-mudahan bisa terbantu dan memperoleh manfaat dari bantuan ini," kata Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau, Rabu.

Ahmad Jayadikarta mengatakan bahwa jumlah keluarga PBP dari Bulog sebanyak 7.345 dan masing-masing sebanyak 10 kilogram perbulan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bulog Cabang Kapuas atas kerja sama dan kepedulian terhadap masyarakat Pulang Pisau.

“Kolaborasi antara pemerintah setempat dan Bulog menjadi wujud nyata dalam upaya menghadirkan solusi atas permasalahan pangan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan pentingnya akurasi dalam proses pendataan penerima bantuan, khususnya kepada Dinas Sosial Kabupaten Pulang Pisau untuk terus memperbaharui data secara berkala agar bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih.

“Jangan sampai seperti sebelumnya, dimana tidak ada pemutakhiran data sehingga bantuan tidak tepat sasaran. Tahun ini kita berharap bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan,” tambahnya.

Baca juga: Desa Mentaren I dicanangkan sebagai Desa Cantik

Pimpinan Cabang Bulog Kapuas Akhmad Ronni Anwar menjelaskan bahwa bantuan pangan berupa beras yang disalurkan kali ini merupakan alokasi untuk bulan Juni dan Juli 2025. Penyaluran ini merupakan penugasan langsung dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

“Penyaluran yang dilakukan merupakan penugasan perdana dari pusat, jadi kami belum bisa memastikan apakah selanjutnya ada alokasi tambahan ke depannya atau tidak, karena itu semua menjadi wewenang kantor pusat,” ujar Akhmad Ronni.

Ia juga menyebut total beras yang diterima masyarakat Kabupaten Pulang Pisau mencapai 146.900 kilogram, dengan masing-masing keluarga menerima 20 kilogram dari alokasi selama dua bulan.

Dirinya mengatakan data penerima bantuan berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial dan diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Bulog sendiri hanya menjadi pelaksana teknis dalam pendistribusian bantuan tersebut.

“Harapan kami, bantuan ini bisa membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, dengan adanya beras gratis ini, setidaknya masyarakat bisa sedikit terbantu dalam mencukupi kebutuhan pokoknya,” tuturnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pulang Pisau, Paridah Ernawati turut menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa mendampingi pelaksanaan program bantuan pangan ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dinas.

“Kami dari Dinas Ketahanan Pangan selalu mendampingi apa yang menjadi tugas kami,” ungkap Paridah.

Menurutnya, tahun ini berbeda dari sebelumnya, dimana dulu bantuan disalurkan kepada masyarakat melalui Kantor Pos, tetapi sekarang langsung oleh Bulog dan diterima langsung oleh masyarakat agar bantuan ini lebih tepat sasaran.

Ia juga berharap agar program bantuan pangan dari pemerintah pusat ini bisa terus berlanjut dan tidak hanya berhenti di tahap ini saja. Menurutnya, keberlanjutan bantuan pangan sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kategori rentan.

Baca juga: Wabup Pulpis: Damang berperan penting jaga dan lestarikan adat

Baca juga: Bupati Pulang Pisau instruksikan pemdes mengikuti upacara Kemerdekaan RI

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau bahas pembentukan perbup pengelolaan bantaran sungai



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026