Logo Header Antaranews Kalteng

Dua pelajar di Palangka Raya tenggelam usai bermain di pantai Gosong

Sabtu, 2 Agustus 2025 22:05 WIB
Image Print
Tim gabungan pada saat melakukan pencarian korban tenggelam di sungai di ujung Jalan Petuk Katimpun, Sabtu (2/8/2025). ANTARA/HO.

Palangka Raya (ANTARA) - Sebanyak dua orang pelajar SMP Negeri 9 Palangka Raya, Kalimantan Tengah, bernama Lira (14) dan Gisella (14), meninggal dunia setelah diduga tenggelam di pantai Gosong, tepatnya di sungai di ujung Jalan Petuk Ketimpun, Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Sabtu sore.

"Dari dua orang yang dilaporkan tenggelam, satu korban bernama Gisella berhasil ditemukan sore hari oleh tim gabungan," kata Kepala Kantor Pertolongan dan Pencarian Palangka Raya, Anak Agung Alit Supartana, melalui Kasi Ops Maulana Abdilah.

Dia mengungkapkan, Gisella berhasil ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian oleh tim gabungan, jenazah Gisella dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Setelah itu, pencarian terhadap korban kedua, Lira, masih terus dilakukan, hingga akhirnya korban kedua bernama Lira berhasil ditemukan sekitar pukul 19.46 WIB oleh tim gabungan.

Di sisi lain, salah seorang rekan korban, Vira Yunia menceritakan, kejadian bermula saat ia bersama korban dan rekan lainnya usai mendatangi pesta ulang tahun di resto Kampung Lauk. Kemudian, ia bersama korban dan rekan lainnya sepakat untuk bermain di pantai Gosong dengan niat untuk berfoto-foto.

"Awalnya itu kami cuman ingin foto-foto aja. Tapi karena harinya panas, kami menceburkan diri ke sungai dan main di dekat bibir pantai saja," ujarnya.

Baca juga: Pencarian dihentikan, korban tenggelam kecelakaan taksi motor di Barut dinyatakan hilang

Vira melanjutkan, saat asyik bermain air, dua orang rekannya bernama Grecia dan Sabrian terseret arus sungai yang cukup deras hingga hendak tenggelam.

Melihat kedua rekannya hendak tenggelam, Lira dan Gisella yang ditekahui tidak bisa berenang tersebut mencoba menolong rekannya. Namun nahas, saat keduanya berjalan di derasnya arus untuk menyelamatkan rekannya, keduanya justru terbawa arus sungai dan tenggelam.

Sementara Grecia dan Sabrina berhasil menyelamatkan diri dengan cara mengapung hingga ke bibir pantai.

"Kami sempat teriak meminta tolong waktu ada warga yang melintas menggunakan kapal kelotok. Semoga teman kami segera diselamatkan," demikian Vira.

Baca juga: Tim gabungan temukan dua korban kapal motor tertabrak tongkang

Baca juga: Tragis, pria 57 tahun tenggelam usai mandi di Sungai Kapuas

Baca juga: Tak jadi diperbaiki, Pemkab Kotim berencana lelang kapal wisata



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026