Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Hasan Busyairi mengatakan, kawasan kuliner di Jalan Yos Sudarso masih sangat potensial untuk terus dikembangkan.
"Kami menilai geliat usaha kuliner di kawasan tersebut merupakan peluang emas yang harus diiringi dengan peningkatan standar kualitas dan kesehatan makanan," katanya di Palangka Raya, Rabu.
Dia menilai, keberhasilan menjadikan Yos Sudarso sebagai pusat kuliner tidak hanya ditentukan oleh rasa, tetapi juga keamanan pangan yang terjamin.
Ia menjelaskan, kuliner yang sehat akan membangun kepercayaan konsumen dan menciptakan citra positif bagi kawasan tersebut.
"Dalam jangka panjang, hal ini dapat menarik lebih banyak wisatawan, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ucapnya.
Baca juga: Legislator Palangka Raya tekankan pentingnya pemulihan gambut
Hasan juga menekankan, perhatian terhadap kebersihan dapur, penggunaan bahan baku segar, dan proses penyajian yang higienis harus menjadi budaya bagi setiap pelaku usaha.
Hal ini disebabkan, masyarakat tidak hanya mencari makanan enak, melainkan mereka juga peduli terhadap apa yang mereka makan.
"Bila pelaku usaha bisa memenuhi dua hal itu, yakni lezat dan sehat maka keberlanjutan bisnis mereka akan terjamin dan akan ramai dikunjungi warga,” ujarnya.
Selain itu, Hasan mendorong pemerintah daerah untuk mendukung para pelaku usaha melalui pelatihan keamanan pangan, penyediaan fasilitas kebersihan, dan pengawasan rutin.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga kualitas kuliner yang mereka konsumsi, caranya dengan memilih tempat makan yang bersih, menghindari makanan yang tidak jelas asal-usulnya, dan memberi masukan kepada pelaku usaha bila menemukan hal yang perlu diperbaiki.
“Keamanan makanan itu tanggung jawab bersama. Pelaku usaha, pemerintah, dan konsumen semua punya peran. Kalau kita bergerak bersama, Yos Sudarso bisa jadi contoh kawasan kuliner sehat di Indonesia,” demikian Hasan.
Baca juga: Ketua DPRD Palangka Raya sebut Sekolah Rakyat wujudkan pemerataan pendidikan
Baca juga: Fakultas Pertanian dan Kehutanan UMPR buka Program S2 Ilmu Pertanian
Baca juga: Prodi Hukum Keluarga UMPR evaluasi kurikulum tingkatkan serapan kerja lulusan
