Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Pulang Pisau batalkan rencana penetapan siaga darurat karhutla

Jumat, 22 Agustus 2025 18:53 WIB
Image Print
Kepala Dinas LHK Kabupaten Pulang Pisau, Hendri Arroyo. ANTARA/Dita Marsena

Pulang Pisau (ANTARA) - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Hendri Arroyo mengatakan kondisi wilayah Pulang Pisau saat ini masih cukup terkendali sehingga rencana peningkatan status siaga darurat oleh pemerintah setempat untuk sementara dibatalkan.

“Memang kita sudah masuk musim kering, tetapi status siaga darurat dibatalkan karena intensitas hujan masih ada di sejumlah titik,” kata Hendri Arroyo di Pulang Pisau, Kamis malam.

Hendri menjelaskan rapat koordinasi tersebut membahas langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Ia menyebutkan meski beberapa daerah mulai menunjukkan tanda-tanda kerawanan, pemerintah belum menetapkan status tanggap darurat karena beberapa indikatornya masih belum terpenuhi.

“Kalau melihat indikator, kondisi saat ini belum bisa dikategorikan darurat, jadi kita tetap fokus pada langkah pencegahan,” jelasnya.

Ia mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama, termasuk kerja sama antara DLHK, BPBD, dan instansi lain. Pemerintah setempat juga telah berkoordinasi dengan Kementerian untuk memberikan informasi terkait setiap perkembangan di lapangan.

“Kami sudah konfirmasi kepada Kementerian, termasuk soal adanya titik hotspot di Kecamatan Sebangau yang harus terus dipantau,” ucap Hendri.

Baca juga: KPSHK beriedukasi menjaga kelestarian hutan melalui lomba

Ia menambahkan untuk wilayah Kecamatan Kahayan Hilir dan Jabiren Raya yang sebelumnya rawan, hingga kini belum menunjukkan adanya gangguan besar terhadap aktivitas masyarakat maupun transportasi.

“Wilayah ini memang cukup rawan karhutla, tetapi sejauh ini belum ada gangguan serius yang berdampak luas,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mengantisipasi potensi kebakaran melalui Masyarakat Peduli Api (MPA) dan desa tangguh bencana sebagai upaya pencegahan diharapkan bisa dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

“Peran masyarakat sangat penting, karena mereka yang paling dekat dengan lokasi dan bisa memberikan laporan dini,” jelas Hendri.

Meski belum dalam fase darurat, Hendri mengatakan persiapan harus tetap dijalankan secara maksimal. Hal ini agar ketika kondisi memburuk, semua pihak sudah lebih siap menghadapi kemungkinan terburuk.

“Hingga kini Pulang Pisau belum memiliki status darurat, semua langkah yang dilakukan masih dalam kerangka mitigasi dan kesiapsiagaan,” demikian Hendri Arroyo.

Baca juga: Bapenda Pulang Pisau pastikan tidak ada kenaikan PBB

Baca juga: Legislator Pulang Pisau harapkan Koperasi Merah Putih perkuat ekonomi masyarakat

Baca juga: Bandar dan Sumbu Kurung perkenalkan sektor pariwisata Pulang Pisau



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026