
Polda Kalteng buru keberadaan anggota Polres Kotim yang hilang misterius

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabid Humas, Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, saat ini pihaknya tengah memburu keberadaan anggota Polres Kotawaringin Timur, Bripda Muhammad Fadel yang dilaporkan menghilang tanpa jejak sejak Rabu (20/8) lalu.
"Hingga kini, keberadaannya masih belum diketahui. Sejak dilaporkan hilang, Bripda Fadel tidak pernah lagi masuk dinas," katanya di Palangka Raya, Selasa.
Erlan menegaskan, saat ini Polres Kotawaringin Timur bersama jajaran terus berupaya melakukan pencarian terhadap keberadaan Bripda fadel.
Selain itu, pihaknya juga menjalin komunikasi intensif dengan pihak keluarga, rekan kerja, serta masyarakat terkait keberadaan korban.
"Apabila ada informasi terkait Bripda Fadel, kami memohon kepada seluruh pihak untuk segera melaporkannya ke Polres Kotawaringin Timur," ucapnya.
Ketika disinggung terkait apakah Bripda Fadel tersangkut tindak pidana, Erlan menekankan saat ini fokus utama pihaknya adalah untuk menemukan keberadaan Bripda Fadel. Hilangnya Bripda Fadel menjadi perhatian publik, terutama karena ia masih berusia muda dan baru memulai kariernya sebagai anggota Polri.
"Polda Kalteng mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi apapun terkait keberadaan Fadel agar segera melapor ke pihak kepolisian terdekat," ujarnya.
Sementara itu Ayah Bripda Fadel, Zainudin mengungkapkan, saat ini keberadaan Bripda Fadel telah menemukan titik terang.
Baca juga: Personel intel Polres Kotim diduga menghilang sejak 20 Agustus
Berdasarkan informasi yang ia dapat, Bripda Fadel terlacak melakukan perjalanan udara ke Kota Makassar, Privinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (23/8).
"Tadi pagi kami diberitahu oleh Satuan Intel dari seniornya Muhammad Fadel, hasil penelusuran itu menunjukkan ia terbang dari Kota Palangka Raya, transit di Surabaya, lalu menuju Makassar," tuturnya.
Namun, pihak keluarga masih bingung tujuan Fadel berangkat ke Makassar, sebab mereka tidak memiliki sanak saudara di Makassar.
Meski demikian, Zainudin merasa sedikit lega setelah mendapat informasi tersebut. Dengan adanya kabar itu, setidaknya membuat keluarga lebih tenang.
"Karena yang bersangkutan masih sehat walafiat. Harapan kami mudah-mudahan segera ditemukan dalam keadaan baik," demikian Zainudin.
Baca juga: Polda Kalteng perkuat sinergi cegah penjarahan sawit
Baca juga: Kapolda dan Gubernur gratiskan beras bagi warga di GPM Palangka Raya
Baca juga: Kapolda Kalteng: Hasil PSU Pilkada Barito Utara harus dihormati
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
