Kasongan (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Katingan bersinergi dengan Pusat Kajian Halal (PKH) Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya mendampingi pelaku usaha dalam mengurus sertifikat halal produk.
"Pendampingan ini dilakukan guna melengkapi data ajuan sertifikasi halal dan persiapan audit halal pada UMKM," kata Ketua Pusat Kajian Halal UIN PalangkaRaya, Atin Supriatin, Minggu.
Pendampingan sertifikasi halal produk ini merupakan komitmen bersama oleh Pemerintah Kabupaten Katingan bersama Pusat Kajian Halal UIN Palangka Raya dalam membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Sertifikat halal produk sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen karena adanya jaminan kehalalan produk sesuai syariat Islam, memperluas jangkauan pasar baik domestik maupun global, serta meningkatkan daya saing bisnis dan memberikan nilai tambah pada produk.
Bagi UMKM, sertifikasi halal juga menjadi modal penting untuk menumbuhkan kepercayaan dan akses pasar. PKH UIN Palangka Raya pun selalu siap untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal produk mereka.
Baca juga: Dapur Lapas Narkotika Kasongan terima sertifikat halal
Kali ini kegiatan pendampingan UMKM di Katingan untuk proses pengajuan sertifikat halal yang dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada 29 hingga 31 Agustus 2025.
Pusat Kajian Halal mendampingi pelaku UMKM di Kasongan di bawah koordinasi Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Dan Perindustrian Kabupaten Katingan untuk memperoleh sertifikat halal.
Atin Supriatin menambahkan, kerja sama Pusat Kajian Halal UIN Palangka Raya dengan DKUKMP Kabupaten Katingan ini telah memasuki tahun kedua.
Sebelumnya pada 2024, sebanyak 31 pelaku usaha telah memperoleh sertifikat halal secara reguler melalui LPH. Selain itu puluhan UMKM lainnya juga telah menerima sertifikat halal melalu jalur pendampingan lewat LP3H.
"Baik PKH maupun DKUKMP sama-sama berharap bahwa kerja sama yang terjalin senantiasa produktif dan memberikan manfaat bagi UMKM di Kabupaten Katingan dalam memperoleh sertifikat halal," demikian Atin Supriatin.
Baca juga: Sekolah Unggulan Garuda jadi motor pembangunan SDM Katingan
Baca juga: BPBD Katingan-PT PEAK rapat koordinasi karhutla targetkan nihil titik panas
Baca juga: DWP Katingan ukir prestasi paduan suara tingkat Provinsi Kalteng
