Pemkab Kapuas gerak cepat bantu warga terdampak angin puting beliung

id Pemkab Kapuas, kalteng, Kapuas, puting beliung, Bencana, BPBD kapuas

Pemkab Kapuas gerak cepat bantu warga terdampak angin puting beliung

Petugas dari BPBD, Dinsos, desa dan aparat terkait melakukan pendataan terhadap warga terdampak angin puting beliung di Desa Muara Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Minggu (31/8/2025) malam. ANTARA/HO-Dinsos Kapuas

Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Sosial setempat, bergerak cepat menerjunkan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk membantu warga terdampak musibah angin puting beliung yang melanda Desa Muara Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung.

“Dinsos malam ini droping terpal, selimut dan matras alas tidur untuk warga yang rumahnya rusak berat,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Yanmarto, saat dihubungi wartawan, di Kuala Kapuas, Minggu.

Dikatakannya, bahwa bantuan ini merupakan respon cepat pemerintah daerah untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan perlindungan dan kenyamanan di tengah kondisi darurat.

“Kami ingin warga tidak merasa sendirian. Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan, namun setidaknya bisa digunakan sebagai penunjang sementara,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, tim Tagana juga membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak serta memasang terpal di beberapa bangunan yang kehilangan atap. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan dukungan fisik, tetapi juga dukungan moral bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat ini, menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi di Desa Muara Dadahup. Jika diperlukan, bentuk bantuan lain juga akan diupayakan melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat.

“Saat ini, BPBD, Dinsos aparat desa setempat, tengah melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak angin puting beliung,” katanya.

Baca juga: Puluhan rumah warga hancur usai dihantam angin puting beliung di Kapuas

Sebelumnya, puluhan rumah warga di bantaran Sungai Desa Muara Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, porak-poranda setelah dihantam angin puting beliung pada Minggu (31/8) sore.

“Benar, kejadian sekitar pukul 16.14 WIB, disertai hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandingan, saat dihubungi wartawan di Kuala Kapuas.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun petugas BPBD di lapangan, sedikitnya 45 rumah warga mengalami kerusakan, dengan satu di antaranya mengalami rusak berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, banyak rumah yang sebagian besar berkonstruksi kayu kehilangan atap karena terjangan angin kencang.

Berdasarkan laporan warga, angin kencang datang tiba-tiba dari arah sungai bersamaan dengan hujan deras. Dalam hitungan menit, rumah-rumah yang didominasi bangunan kayu rusak parah. Atap beterbangan, dinding rumah roboh, bahkan beberapa perahu milik warga terbalik akibat gelombang yang dipicu puting beliung.

“Kami masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak. Bupati Kapuas juga sudah memerintahkan agar segera memberikan pertolongan dan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah,” demikian Pangeran.

Baca juga: Bupati Kapuas berolahraga bersama ribuan peserta Jalan Sehat Merdeka

Baca juga: Unjuk rasa mahasiswa di Polres Kapuas dan DPRD berjalan kondusif

Baca juga: Gubernur Cup 2025 sarana bangun SDM sehat dan berdaya saing


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.