
Plt Kadisdik: Pemprov beri dukungan penuh Sekolah Garuda di Kalteng

Palangka Raya (ANTARA) - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Reza Prabowo menegaskan komitmen pemerintah provinsi mendukung terealisasinya salah satu program strategis Presiden RI yakni Sekolah Garuda.
Reza di Palangka Raya, Senin, mengatakan, jika Sekolah Garuda benar-benar hadir di Kalteng yakni di Kasongan Kabupaten Katingan, maka akan ada multiplier effect atau dampak berganda bagi daerah.
"Bukan hanya tingkat SMA, tapi sejak SD dan SMP kita sudah mulai menyiapkan siswa-siswi terbaik agar bisa lolos seleksi yang sangat ketat. Rekomendasi dari Bapak Gubernur Kalteng Bapak Agustiar Sabran pun sudah diberikan sebagai dukungan penuh,” ucapnya.
Baca juga: Gubernur Kalteng: Sekolah Garuda langkah strategis cetak generasi unggul
Reza turut mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie saat melakukan kunjungan langsung ke Katingan, meninjau lahan calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda.
Stella menegaskan Sekolah Garuda adalah wujud nyata empati Presiden RI terhadap kebutuhan pendidikan berkualitas di seluruh pelosok negeri.
Baca juga: Tonggak baru transformasi pendidikan berbasis digital, Pemprov hadirkan Kelas Digital Huma Betang
Menurutnya merealisasikan empati itu bukan sekadar merasakan, tetapi melangkah nyata. Dan melalui Sekolah Garuda inilah yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkannya.
"Sekolah Garuda lahir dari visi Presiden yang menekankan pentingnya penguasaan sains dan teknologi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja baru," jelasnya.
Dia mencontohkan bagaimana negara-negara seperti Vietnam mampu melesat menjadi kekuatan baru berkat fokus pada sains dan teknologi.
“Kita pasti bisa. Talenta itu tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Katingan ini,” tegasnya.
Sekolah Garuda, lanjutnya, hanya akan dibangun 20 unit hingga tahun 2029, seluruhnya di luar Pulau Jawa untuk memperluas akses pendidikan unggulan.
Ada dua skema pembangunan yang dijalankan, yakni pembangunan Sekolah Garuda baru di wilayah yang belum memiliki sekolah unggulan, serta pembinaan terhadap SMA yang sudah ada agar siswanya mampu menembus perguruan tinggi kelas dunia.
Baca juga: Terima sejumlah penghargaan, berbagai pihak akui kinerja Gubernur Kalteng
Baca juga: Berikut penjelasan Pemprov Kalteng terkait penundaan Huma Betang Night
Baca juga: Buka akses baru, Pemprov Kalteng-Kalbar tingkatkan konektivitas
Pewarta : Adi Wibowo
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
