Legislator Kalteng apresiasi pemprov pantau MBG melalui aplikasi PENA

id DPRD Kalimantan Tengah, Wengga Febri Dwi Tananda, DPRD Kalteng, Kalimantan Tengah, Kalteng

Legislator Kalteng apresiasi pemprov pantau MBG melalui aplikasi PENA

Anggota Komisi III DPRD Kalteng Wengga Febri Dwi Tananda. ANTARA/HO-Sekretariat DPRD Kalteng.

Palangka Raya (ANTARA) - Legislator Kalimantan Tengah Wengga Febri Dwi Tananda mengapresiasi langkah sekaligus komitmen Gubernur Agustiar Sabran dan Dinas Pendidikan, yang kembali menghadirkan inovasi di bidang teknologi pendidikan untuk memantau program Makan Bergizi Gratis.

"Jadi ada penambahan fitur baru pada aplikasi PENA Kalteng. Aplikasi ini kini dilengkapi menu pemantauan program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto," katanya, Kamis.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kalteng itu pun menilai, langkah yang diambil Dinas Pendidikan provinsi merupakan bentuk nyata dukungan daerah terhadap program nasional, terutama dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik di sekolah.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi sebagai alat kontrol program sangat tepat dan efisien. Selain itu, hal ini menjadi bukti daerah mampu merespons kebijakan nasional dengan inovasi yang terukur.

"Aplikasi PENA dengan fitur pemantauan Makan Bergizi Gratis tidak hanya mempermudah pengawasan, tetapi juga menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program. Ini yang pertama di Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, aplikasi PENA Kalteng telah digunakan sebagai platform data pendidikan, administrasi sekolah, hingga komunikasi antara satuan pendidikan dan dinas. Kini, dengan penambahan fitur Makan Bergizi Gratis, aplikasi tersebut semakin komprehensif dalam mendukung kebijakan pendidikan dan kesehatan siswa.

Melalui fitur baru ini, sekolah dapat melaporkan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis secara real-time. Data yang dapat di input mencakup jumlah siswa penerima, menu makanan, hingga dokumentasi pendukung setiap kegiatan.

Baca juga: Legislator Kalteng usulkan Cristian Simbar jadi nama jalan penghubung Buntok-Palangka Raya

"Dengan sistem pelaporan digital ini, evaluasi dan pengambilan kebijakan lebih lanjut akan lebih mudah dilakukan. Data juga lebih akurat dan bisa dipantau langsung oleh pihak terkait," ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng ini juga mendorong dinas lain di lingkup pemprov, agar melakukan terobosan serupa. Sebab, inovasi berbasis teknologi akan semakin mempercepat capaian program pemerintah pusat di daerah.

"Kolaborasi antara pusat dan daerah sangat penting. Ketika daerah mampu merespons dengan cepat dan inovatif, tujuan pembangunan akan lebih cepat tercapai dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," demikian Wengga.

Baca juga: DPRD Kalteng dan Kodam XXII Tambun Bungai perkuat sinergi majukan daerah

Baca juga: Ketua DPRD Kalteng apresiasi kesigapan polda gagalkan peredaran sabu 46 kg

Baca juga: Pajak BBM dinilai jadi penopang pertumbuhan ekonomi Kalteng


Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.