
Bupati Kapuas tinjau pembangunan jalan strategis penghubung antarwilayah

Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno melakukan peninjauan langsung terhadap progres pekerjaan rekonstruksi jalan Simpang Palingkau menuju Penda Ketapi hingga Saka Tamiang serta ruas jalan Mandomai menuju Mantangai sampai Timpah.
"Kami Kita ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan dengan baik, tepat mutu, dan tepat waktu,” kata Bupati Wiyatno, usai peninjauan, Kamis.
Jalan ini, sambungnya, menjadi akses vital yang menghubungkan antar kecamatan dan desa, sehingga keberadaannya sangat mendukung mobilitas masyarakat, pertanian, serta ekonomi lokal.
Orang nomor satu di Pemkab Kapuas ini, menekankan pentingnya kualitas konstruksi agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Lebih lanjut, mantan Ketua DPRD Provinsi Kalteng ini, berharap kepada pelaksana proyek agar bekerja secara profesional dan memperhatikan aspek keselamatan kerja serta dampak lingkungan selama proses pembangunan berlangsung.
"Pemkab Kapuas berkomitmen terus meningkatkan konektivitas antarwilayah demi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi baru dan memperlancar arus barang dan jasa," harapnya.
Melalui kegiatan peninjauan ini, Bupati Wiyatno, ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur terus berjalan sesuai visi Kabupaten Kapuas dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.
Sementara dalam peninjauan tersebut, Bupati Wiyatno, didampingi Sekda Kapuas Usis I Sangkai dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas, Hargatin, serta unsur kecamatan setempat.
Baca juga: DPRD Kapuas tingkatkan kapasitas lewat Bimtek implementasi Perpres Nomor 72
Sebelumnya, Wiyatno meninjau secara langsung progres pembangunan ruas jalan baru yang menghubungkan Kecamatan Basarang menuju Kecamatan Kapuas Barat. Pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kapuas dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung pemerataan pembangunan di daerah pedesaan.
Dijelaskannya, pembangunan ruas jalan sepanjang 22 kilometer ini merupakan proyek strategis dengan total panjang penanganan dari Desa Lunuk Ramba, Tambun Raya, Bungai Jaya, Maju Bersama, hingga Saka Mangkahai dan Mandomai.
"Alhamdulillah, hari ini kita meninjau langsung progres di lapangan. Jalan sepanjang 22 kilometer ini sudah mulai fungsional dari Lunuk Ramba hingga Saka Mangkahai. Masih ada sekitar tiga kilometer yang belum diperkeras, dan insyaallah akan kita lanjutkan penyelesaiannya pada tahun 2026," demikian Wiyatno.
Baca juga: Disarpustaka Kapuas terima kunjungan edukatif siswa SDN 1 Selat Hilir
Baca juga: Disarpustaka Kapuas siap wujudkan arsip tertib dan digital lewat rakor ANRI
Baca juga: Pemkab Kapuas sosialisasikan Perbup Pengumpulan Uang dan Barang
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
