
Bupati Pulang Pisau ingatkan OPD terkait efisiensi dalam perencanaan pembangunan

Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Ahmad Rifa’i menekankan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di kabupaten setempat, terkait pentingnya efisiensi dan efektivitas terhadap perencanaan program dan kegiatan pembangunan daerah.
"Setiap pembahasan program dan kegiatan harus memperhitungkan aspek efisiensi dan efektivitas sehingga setiap ide dan aspirasi dapat diakomodir dengan baik," kata Ahmad Rifa’i di Pulang Pisau, Selasa.
Ia menjelaskan, setiap program pembangunan harus dirancang dengan matang agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung tujuan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Menurutnya, perangkat daerah perlu memperhatikan berbagai aspek perencanaan agar tidak terjadi pemborosan anggaran maupun kegiatan yang tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
Ahmad Rifa’i juga menekankan pentingnya koordinasi, sinkronisasi dan integrasi dalam proses perencanaan pembangunan antar bidang agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan selaras.
"Koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi perencanaan dari tiap bidang pembangunan harus dioptimalkan agar dapat dihindari tumpang tindih pelaksanaan kegiatan," jelasnya.
Baca juga: DPRD dan Pemkab Pulang Pisau sepakati perubahan Propemperda
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Pulpis ini menilai, dengan koordinasi yang kuat antar perangkat daerah, setiap program dapat berjalan selaras, saling mendukung serta menghindari adanya kegiatan yang tumpang tindih yang dilakukan oleh beberapa instansi.
Untuk itu, dirinya mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah untuk menghindari ego sektoral dalam penyusunan rencana pembangunan daerah agar kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
"Hindari ego sektoral dalam penyusunan perencanaan dengan mengedepankan profesionalitas," tegas Ahmad Rifa'i.
Profesionalitas dan kerja sama antar perangkat daerah, terang dia, merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Pulang Pisau.
"Saya berharap perencanaan dan penganggaran menerapkan prinsip pendekatan anggaran yang lebih fokus pada program atau kegiatan yang berkaitan langsung dengan prioritas nasional dan prioritas daerah serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat," demikian Ahmad Rifa'i.
Baca juga: Kapolda Kalteng serahkan bantuan bedah rumah warga tidak layak huni di Pulpis
Baca juga: DPMPTSP Pulang Pisau fasilitasi kerja sama Bulog dan pedagang
Baca juga: Pendataan penerima Kartu Huma Betang di Pulang Pisau capai 70 persen
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
