Sampit (ANTARA) - Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah membagikan bantuan berupa 50.000 ekor bibit ikan kepada masyarakat, sekaligus untuk mendorong peningkatan produksi ikan di daerah ini.
"Melalui bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha dan secara signifikan meningkatkan produktivitas hasil budidaya perikanan, serta memberdayakan ekonomi masyarakat," kata pejabat funsional Polkeskan Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kotawaringin Timur, Fahrul Jainal Ilmi di Sampit, Minggu.
Bantuan 50.000 ekor bibit ikan tersebut terdiri dari ikam nila, patin dan lele. Bantuan disalurkan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kecamatan Parenggean, Kecamatan Baamang, Kecamatan Telawang, Kecamatan Teluk Sampit, dan Kecamatan Mentaya Hilir Utara pada Kamis (30/10/2025) lalu.
Bantuan itu diberikan kepada Pokdakan di Desa Beringin Tunggal Jaya Kecamatan Parenggean, Kelurahan Baamang Barat, Kelurahan Baamang Hulu, Desa Sumber Makmur Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Desa Regei Lestari Kecamatan Teluk Sampit, dan Desa Sebabi Kecamatan Talawang.
Sebelum bantuan diberikan, Dinas Perikanan sudah melakukan survei terlebih dahulu. Hal itu untuk memastikan kesiapan calon penerima bantuan, baik dari kesiapan kolam maupun pengetahuan dalam membudidayakan ikan.
Baca juga: Pengolahan sawit dan kelapa jadi magnet investasi baru di Kotim
Menurut Fahrul, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas usaha perikanan, menjaga ketersediaan ikan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat pembudidaya.
Penyaluran bantuan bibit ikan ini juga merupakan upaya strategis pemerintah daerah untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi kelompok budidaya perikanan.
Selain memberikan bantuan bibit ikan, Dinas Perikanan juga memberikan pendampingan teknis kepada penerima. Perwakilan penyuluh perikanan untuk memastikan kelompok pembudidaya memahami tata cara budidaya yang baik.
Ditegaskannya, pendampingan teknis dari penyuluh ini diberikan mulai dari terkait pengelolaan kualitas air kolam hingga penanganan selama masa pembesaran dan panen.
"Kami berharap dengan adanya dukungan berkelanjutan ini, usaha budidaya ikan di Kotim dapat terus berkembang, memenuhi kebutuhan konsumsi ikan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ekonomi para pembudidaya.
Baca juga: Kontingen Kotim siap ramaikan Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat provinsi
Baca juga: Dua kali dalam sebulan Bupati Kotim lakukan perombakan jabatan
Baca juga: Disbudpar Kotim dukung Tiwah dikemas untuk menarik wisatawan
